sekitarbandung.com – Siskamling Bandung kembali menjadi fokus Wali Kota Muhammad Farhan untuk menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat. Pada peringatan Hari Pamong Praja, Farhan menekankan bahwa Satpol PP bukan hanya penegak peraturan daerah, tetapi juga bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat. Dengan pendekatan humanis dan empati, keberadaan Satpol PP diharapkan mampu menciptakan keamanan yang berkelanjutan tanpa menimbulkan jarak antara aparat dan warga.
Siskamling Bandung Diterapkan di 30 Kecamatan
Untuk memperkuat keamanan, Pemkot Bandung menggerakkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di seluruh 30 kecamatan. Farhan menegaskan bahwa setiap malam Satpol PP bersama warga secara rutin melakukan patroli di titik-titik vital kota, termasuk kawasan Bandung Wetan, Coblong, Sumur Bandung, Regol, hingga Cibiru.
“Setiap malam saya akan patroli hingga yakin semua berjalan mandiri,” ujar Farhan.
Menurutnya, pendekatan yang adaptif dan empati terhadap warga adalah kunci agar siskamling tidak hanya formalitas, tetapi benar-benar berfungsi dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman.
Baca Juga: Musda DPD PKS Kota Bandung 2025: Wujud Tekad Hadir Jadi Solusi Nyata
Empati Satpol PP Kunci Keberhasilan
Dalam sambutannya, Wali Kota Bandung menekankan peran Satpol PP yang memiliki kewenangan yustisi maupun non-yustisi. Meski begitu, aparat harus lebih peka terhadap keresahan masyarakat dan menyesuaikan pendekatan.
Kegiatan Siskamling Bandung menekankan kolaborasi antara aparat dan warga sehingga keamanan kota dapat dijaga tanpa menimbulkan konflik. Lampu lalu lintas, pusat keramaian, taman kota, sekolah, serta fasilitas kesehatan menjadi perhatian utama agar stabilitas sosial tetap terjaga.
Titik Vital Kota yang Diawasi
Selain pemantauan rutin, Satpol PP menyoroti empat titik vital:
-
Kegiatan belajar-mengajar di sekolah
-
Operasional pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern
-
Layanan kesehatan 24 jam di fasilitas kesehatan
-
Aktivitas ibadah di rumah ibadah
Dengan fokus pada titik-titik ini, Siskamling Bandung memastikan tidak ada gangguan yang menghambat aktivitas warga dan stabilitas kota tetap terjaga.
Peran Masyarakat dalam Siskamling Bandung
Farhan juga mengajak warga berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Partisipasi masyarakat, terutama di tingkat RT dan RW, akan memperkuat efektivitas siskamling. Kolaborasi warga dan Satpol PP diyakini mampu menurunkan angka kriminalitas dan menjaga ketentraman masyarakat.
Menuju Kota Bandung yang Aman dan Humanis
Dengan momentum Hari Pamong Praja, Wali Kota berharap Siskamling Bandung menjadi simbol pendekatan humanis dalam penegakan aturan. Satpol PP tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi hadir sebagai mitra masyarakat untuk menciptakan Kota Bandung yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Satpol PP dan kegiatan keamanan kota, warga dapat mengunjungi situs resmi Satpol PP Kota Bandung dan Pemkot Bandung.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

