Di Bali Terpantau Sepi, Tetapi Braga Bandung dan Malioboro Yogyakarta Justru Ramai Pengunjung Saat Momen Libur Nataru

Sekitarbandung.com – Serupa tapi tak sama. Mungkin inilah kalimat yang tepat untuk menggambarkan suasana Braga Bandung dan Malioboro Yogyakarta saat momen libur Natal 2025 dan

Dicky Wicaksono

Di Bali Terpantau Sepi, Tetapi Braga Bandung dan Malioboro Yogyakarta Justru Ramai Pengunjung Saat Momen Libur Nataru
Di Bali Terpantau Sepi, Tetapi Braga Bandung dan Malioboro Yogyakarta Justru Ramai Pengunjung Saat Momen Libur Nataru

Sekitarbandung.com – Serupa tapi tak sama. Mungkin inilah kalimat yang tepat untuk menggambarkan suasana Braga Bandung dan Malioboro Yogyakarta saat momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Dalam sejumlah video yang diunggah di media sosial, terlihat kedua lokasi tersebut dipadati warga dan wisatawan yang menikmati momen liburan. Keramaian tampak terjadi sejak siang hingga malam hari, terutama di titik-titik favorit pejalan kaki.

Berbanding terbalik dengan Bandung dan Yogyakarta, Bali justru terpantau relatif sepi dari pengunjung. Hal ini disebabkan sejumlah netizen menilai harga tiket perjalanan serta biaya hidup di Bali tergolong cukup mahal.

Selain itu, warganet lainnya juga menilai adanya sikap rasis terhadap sesama warga lokal Indonesia. Kondisi tersebut membuat sebagian orang merasa enggan menjadikan Bali sebagai tujuan liburan.

Baca Juga: Jalan Braga Bandung: Sejarah, Kuliner, dan Pesona Klasiknya

Ramainya arus wisata di Braga Bandung dan Malioboro Yogyakarta terlihat dari padatnya lalu lintas pejalan kaki hingga meningkatnya aktivitas para pelaku usaha di sekitar lokasi. Situasi ini sekaligus menjadi angin segar bagi sektor pariwisata dan perekonomian lokal.

Kendati demikian, di kawasan Braga Bandung hingga saat ini masih ditemukan oknum yang berjualan dengan cara memaksa. Kondisi tersebut tentu membuat warga maupun wisatawan merasa risih dan mengganggu kenyamanan.

Diharapkan pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi berbagai permasalahan yang muncul di kawasan wisata agar tercipta suasana yang tertib dan aman.

Penataan yang baik dinilai penting demi menjaga citra destinasi wisata di tengah tingginya kunjungan saat libur panjang.

Sementara itu, masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tetap menikmati momen libur Natal dan Tahun Baru dengan penuh sukacita. Liburan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan berwisata secara bijak serta saling menjaga kenyamanan bersama.

Baca Juga: Ulas Rasa Canary Bakery Braga Bandung Roti Legendaris yang Bikin Kangen dan Susah Move On

Related Post

Tinggalkan komentar