Sekitarbandung.com – Penggunaan sepeda sebagai moda transportasi menunjukkan tren yang kuat di sejumlah negara Eropa dan Jepang sepanjang tahun 2025, serta diperkirakan akan terus meningkat pada tahun 2026.
Data tersebut tercatat dalam laporan EuroVelo Usage Barometer, European Cyclists’ Federation (ECF), Japan National Police Agency (NPA), serta Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT).
Di Eropa, Belanda mencatat pangsa penggunaan sepeda tertinggi, dengan 36 persen dari seluruh perjalanan harian dilakukan menggunakan sepeda.
Denmark menyusul dengan 28 persen penduduk perkotaan menjadikan sepeda sebagai moda transportasi utama.
Sementara itu, di Jerman, sekitar 15 persen populasi menggunakan sepeda setiap hari untuk keperluan bekerja atau bersekolah.
Dari sisi volume lalu lintas, jaringan rute sepeda di Eropa mengalami peningkatan penggunaan sebesar 5,6 persen sepanjang tahun 2025.
Sedangkan di Paris, terjadi lonjakan modal share sebesar 6,2 poin dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan ekspansi jalur sepeda yang dilakukan secara masif.
Sementara di Jepang, jumlah sepeda tercatat mencapai sekitar 75 juta unit. Rasio kepemilikan menunjukkan satu unit sepeda dimiliki oleh setiap 1,5 orang.
Berdasarkan tujuan penggunaan, aktivitas bersepeda di Jepang paling banyak dimanfaatkan untuk belanja dan perjalanan jarak pendek dengan porsi 65 persen, yang didominasi oleh sepeda jenis mamachari.
Penggunaan untuk komuting menuju stasiun atau kantor mencapai 25 persen, sedangkan untuk olahraga dan hobi sebesar 10 persen.

