Sekitarbandung.com – Setelah menjalani renovasi besar sepanjang akhir 2025, Alun-alun Bandung sempat dibuka secara terbatas untuk masyarakat saat momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa pembukaan tersebut dilakukan secara bertahap dengan pertimbangan utama aspek keamanan dan kenyamanan para pengunjung.
“Alun-alun sudah dibuka, tapi belum full. Kita buka secara bertahap sambil memastikan keamanannya,” ujarnya.
Memasuki awal Januari 2026, sebagian area Alun-alun kembali ditutup sementara untuk dilakukan pemeliharaan lanjutan, termasuk jalur forest walk Babakan Siliwangi yang berada di area belakang.
Baca Juga: Alun-Alun Bandung Telah Dibuka Kembali, Namun Jalur Taktil Terlihat Masih Mengelupas
Pemerintah Kota Bandung menyampaikan bahwa penutupan ini dilakukan hingga seluruh proses perawatan selesai, agar fasilitas publik tersebut benar-benar siap digunakan secara optimal oleh masyarakat.
Lalu terkait Babakan Siliwangi, Pemkot Bandung juga menyiapkan tahap lanjutan revitalisasi pada tahun 2026 dengan alokasi anggaran khusus yang telah direncanakan.
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menjelaskan bahwa perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan menyasar area-area yang dinilai masih mengalami kerusakan.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ruang terbuka hijau agar tetap aman, nyaman, dan berkelanjutan untuk seluruh warga Kota Bandung.

