Wisatawan Jepang Coba Pemandian Air Panas Cangar, Begini Reaksi Jujurnya!

Sekitarbandung.com – Seorang wisatawan asal Jepang mencoba pemandian air panas di Cangar, Kota Batu. Mulai dari suhu air, suasana alam, hingga perbedaan budaya berendam, semuanya

Dicky Wicaksono

Wisatawan Jepang Coba Pemandian Air Panas Cangar, Begini Reaksi Jujurnya!
Wisatawan Jepang Coba Pemandian Air Panas Cangar, Begini Reaksi Jujurnya! (TikTok/@shindiscovering.ba)

Sekitarbandung.com – Seorang wisatawan asal Jepang mencoba pemandian air panas di Cangar, Kota Batu. Mulai dari suhu air, suasana alam, hingga perbedaan budaya berendam, semuanya ia rasakan secara langsung.

Dilansir dari unggahan akun TikTok @shindiscovering.ba pada awal tahun 2026, wisatawan tersebut menjelaskan bahwa sebagai pencinta onsen, ia tentu saja datang begitu mendengar ada pemandian air panas di lokasi tersebut.

“Sebagai pencinta onsen, tentu saja aku datang begitu mendengar ada pemandian air panas di sini,” ujarnya.

Suhu air di salah satu titik yang ia tunjuk berada di angka 38 derajat celsius, sementara di titik sebelahnya mencapai 40 derajat celsius. Menurutnya, bagi orang Jepang, suhu tersebut sudah terasa nyaman dan pas.

Meski memuji kondisi tempat yang dinilainya cukup bagus, ia mengaku masih menemukan satu hal yang membuatnya kurang nyaman, yakni kebiasaan merokok di area pemandian air panas di Indonesia.

Baca Juga: Kota Bandung Diserbu Wisatawan Selama Libur Nataru 2025-2026, Tembus Dua Kali dari Target

Banyaknya orang yang merokok di sekitar lokasi membuat bau rokok terasa lebih kuat dibandingkan aroma khas pemandian air panas.

“Karena banyak yang merokok, bau rokoknya lebih kuat daripada bau air panasnya,” tuturnya.

Unggahan tersebut sontak menarik perhatian para netizen. Banyak dari mereka yang sepakat bahwa di kawasan pemandian air panas Cangar masih sering ditemukan pengunjung yang merokok di sembarang tempat.

Selain itu, sejumlah warganet lainnya turut memberikan rekomendasi beberapa destinasi wisata di Indonesia yang dinilai wajib dikunjungi oleh wisatawan asal Jepang tersebut.

Pengalaman jujur ini pun menjadi catatan penting bagi pengelola dan pengunjung agar kenyamanan wisata pemandian air panas dapat lebih terjaga.

Baca Juga: Wisatawan Ini Bagikan Kondisi Jalanan di Lampu Merah Yogyakarta yang Sederhana Tapi Tidak Semua Orang Bisa

Related Post

Tinggalkan komentar