Sekitarbandung.com – Seorang pedagang tahu bulat yang jago berbahasa Inggris ketika diwawancarai oleh seorang bule di Bali belakangan ini menjadi sorotan di media sosial.
Dilansir dari unggahan akun TikTok @bulehamiss pada Minggu (18/1/2026), terlihat pedagang tahu bulat tersebut bernama Tama dan ditanyai pendapatnya tentang kemacetan yang kerap terjadi di Bali.
Menurut Tama, kemacetan di sekitar lokasi ia berjualan biasanya terjadi sekitar pukul 1 atau 2 siang. Namun pada momen tersebut, kemacetan justru mengular hingga pukul 3 sore, yang menurutnya cukup disayangkan.
Ia menjelaskan bahwa kemacetan sebenarnya lebih memuncak pada pukul 5 sore menjelang waktu Maghrib, karena banyak orang yang pulang kerja dan/atau sekolah pada jam tersebut.
Baca Juga: Momen Haru Pedagang Baru Menyadari Rekan Jualannya Masih Anak Sekolah
Lebih lanjut, Tama menyebutkan bahwa ia berjualan tahu bulat dengan berjalan kaki kurang lebih sekitar 100 langkah lebih dalam sehari, mulai dari pukul 9 pagi hingga 2 dini hari, dan jumlah langkah tersebut ia hitung menggunakan HP.
“Datang di Canggu jalan pintas, dan coba beberapa tahu bulat dengan Tama,” ucap bule tersebut di akhir wawancaranya.
Unggahan tersebut sontak menarik perhatian para netizen. Banyak dari mereka yang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tama karena pengucapan dan tata bahasa (grammar) bahasa Inggrisnya dinilai sangat keren.
Momen ini pun menjadi bukti bahwa kemampuan berbahasa asing bisa dimiliki siapa saja, termasuk pedagang, selama ada kemauan untuk belajar dan berani berkomunikasi.
Baca Juga: Respect! Pedagang Nasi Uduk Ini Bagikan Seporsi Jualannya untuk Seorang Ibu Pengamen Badut

