Sekitarbandung.com – Operasi pencarian korban bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat memasuki hari kedelapan pada Sabtu (31/1/2026) dengan temuan korban yang terus bertambah.
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan kembali mengevakuasi sepuluh kantong jenazah korban longsor dari sejumlah titik pencarian sejak pagi hingga sore hari, sehingga total korban yang telah ditemukan mencapai 70 kantong jenazah.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan bahwa proses evakuasi terus bergulir meski medan dan kondisi lapangan sangat menantang, namun petugas SAR tetap bekerja maksimal demi memastikan semua korban dapat ditemukan.
Evakuasi jenazah dilakukan bertahap dari berbagai worksite pencarian seperti sektor A1, A2, dan B2 dengan dukungan alat berat, anjing pelacak, serta teknik manual untuk mengatasi medan longsor yang dalam dan labil.
Baca Juga: Cerita Pilu Nenek Salamah, Selamat dari Longsor Cisarua Tapi 17 Anggota Keluarganya Jadi Korban
Berdasarkan data yang dikumpulkan tim SAR, dari total 70 jenazah yang dievakuasi, diperkirakan masih terdapat sekitar 10 korban lain yang belum ditemukan dan diduga masih tertimbun di bawah material longsoran.
Proses identifikasi jenazah oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) dari Kepolisian terus dilakukan agar korban yang ditemukan dapat diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai prosedur dan identitas masing‑masing.
Longsor hebat ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Bandung Barat sejak Sabtu (24/1/2026) dini hari, menyebabkan tanah di perbukitan Gunung Burangrang bergerak dan menimbun permukiman warga di Desa Pasirlangu.
Pemerintah daerah bersama unsur SAR dan relawan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjauhi area terdampak yang masih berbahaya, serta terus mendukung upaya pencarian dan evakuasi korban hingga seluruh warga yang hilang berhasil ditemukan.

