Asap Rokok vs Gizi, Mana yang Lebih Mahal? Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Sekitarbandung.com – Jawa Barat saat ini berjuang menuju Zero New Stunting, namun tantangan terbesarnya justru ada di dalam keluarga, ketika belanja rokok masih tinggi sementara

Dicky Wicaksono

Asap Rokok vs Gizi, Mana yang Lebih Mahal? Simak Penjelasannya Berikut Ini!
Asap Rokok vs Gizi, Mana yang Lebih Mahal? Simak Penjelasannya Berikut Ini! (Instagram/@humas_jabar)

Sekitarbandung.com – Jawa Barat saat ini berjuang menuju Zero New Stunting, namun tantangan terbesarnya justru ada di dalam keluarga, ketika belanja rokok masih tinggi sementara gizi anak tetap rendah.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa rumah tangga miskin cenderung menghabiskan lebih banyak pengeluaran untuk rokok dibandingkan untuk pemenuhan gizi.

  • Rokok = 11-12% dari total pengeluaran
  • Telur/Protein Hewani = 3-4% dari total pengeluaran

Artinya? Prioritas belanja belum tepat untuk gizi anak.

Hitungan sederhananya kurang lebih seperti ini:

  • 1 bungkus rokok (± Rp 20.000-30.000) = 1 kg telur ayam (~14-16 butir)
  • 1 kg telur: cukup protein untuk ±2 anak selama 1 minggu tapi 1 bungkus rokok habis jadi abu dalam 1 hari

Pilihan belanja yang diambil orang tua sangat menentukan kualitas nutrisi anak.

Sumber: BPS (dikutip dari Kompas, 2025).

Baca Juga: Bandung Sehat Tanpa Asap, Berikut Jumlah Kawasan Tanpa Rokok Kota Bandung Tahun 2024!

Penelitian PKJS-UI

Penelitian Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) menunjukkan bahwa anak dari orang tua perokok memiliki risiko stunting 1,2 kali lebih tinggi dengan berat badan rata-rata 1,5 kilogram lebih ringan.

Paparan asap rokok juga terbukti dapat berdampak langsung terhadap tumbuh kembang anak.

Sumber: PKJS-UI melalui Kementerian Kesehatan RI.

Realita Di Jawa Barat

Jawa Barat saat ini sedang berjuang menuju Zero New Stunting. Tetapi tantangannya bukan hanya kemiskinan tetapi prioritas dalam keluarga.

Belanja rokok tetap tinggi => gizi anak rendah

Bagaimana kalau uang untuk 1 bungkus rokok, dialihkan untuk telur/ikan/ayam?

  • Lebih banyak asupan protein
  • Anak tumbuh lebih kuat dan sehat
  • Risiko stunting turun
  • Prioritas gizi anak itu investasi masa depan. Betul apa betul?

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Senin (9/2/2026) mengajak masyarakat untuk mengurangi bahkan berhenti merokok.

“Hayu mulai dari sekarang! Kurangi atau berhenti merokok, lalu alihkan uangnya untuk telur, ikan, dan ayam,” tulis Pemprov Jabar dalam unggahan tersebut.

Baca Juga: Driver Ojol Curhat Helm Kerja Disalahgunakan Penumpang, Dikembalikan Penuh Abu dan Bara Rokok

Related Post

Tinggalkan komentar