Puasa Jari di Bulan Ramadan, karena Ini Bukan Hanya Tentang Soal Lapar dan Haus

Sekitarbandung.com – Bulan Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan jempol dari kerasnya dunia media sosial. Kita memang bisa menahan makan

Dicky Wicaksono

Puasa Jari di Bulan Ramadan, karena Ini Bukan Hanya Tentang Soal Lapar dan Haus
Puasa Jari di Bulan Ramadan, karena Ini Bukan Hanya Tentang Soal Lapar dan Haus (Instagram/@diskominfojabar)

Sekitarbandung.com – Bulan Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan jempol dari kerasnya dunia media sosial.

Kita memang bisa menahan makan dan minum selama kurang lebih 14 jam. Tetapi, apakah kita bisa menahan untuk tidak memberikan komentar pedas di dunia maya?

Bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk meng-upgrade kontrol diri. Puasa jari sama dengan menahan diri dari menyebarkan hoaks, komentar kasar, dan share informasi tanpa cek fakta dulu.

Hal tersebut sangat penting karena di era serba cepat ini ibaratnya satu detik saja sudah ribuan informasi tersebar. Kalau sampai salah share, hoaks makin luas dan fitnah makin panas.

Baca Juga: Serangan Siber Menghantui, Yuk Lindungi Data Pribadi!

Kesadaran dalam menggunakan media sosial menjadi bagian dari ibadah yang sering kali tidak disadari banyak orang. Padahal, jejak digital yang kita tinggalkan bisa berdampak panjang bagi diri sendiri maupun orang lain.

Menahan diri di ruang digital juga dapat menjadi latihan untuk menjaga etika, empati, serta tanggung jawab dalam berkomunikasi di ruang publik.

Oleh karena itu, Dinas Komunikasi dan Informasi Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @diskominfojabar pada Selasa (24/2/2026), mengajak masyarakat untuk menjadikan jempol kita sebagai ladang pahala di bulan Ramadan.

“Ramadan bukan cuma membersihkan hati, tapi juga membersihkan timeline medsos kita. Yuk, jadikan jempol kita ladang pahala di bulan Ramadan!” Tulisnya dalam unggahan.

Baca Juga: Waspada Modus Penipuan Online yang Meningkat Saat Bulan Ramadan

Related Post

Tinggalkan komentar