Bagaimana Implementasi Pembelajaran Mendalam? Berikut Capaian Pelatihan Pembelajaran Mendalam Tahun 2025!

Sekitarbandung.com – Pembelajaran Mendalam diterapkan untuk menguatkan karakter dan kompetensi murid melalui proses belajar yang aktif, bermakna, dan berorientasi pada kebutuhan murid. Pelatihan ini membawa

Dicky Wicaksono

Bagaimana Implementasi Pembelajaran Mendalam? Berikut Capaian Pelatihan Pembelajaran Mendalam Tahun 2025!
Bagaimana Implementasi Pembelajaran Mendalam? Berikut Capaian Pelatihan Pembelajaran Mendalam Tahun 2025! (Instagram/@kemendikdasmen)

Sekitarbandung.com – Pembelajaran Mendalam diterapkan untuk menguatkan karakter dan kompetensi murid melalui proses belajar yang aktif, bermakna, dan berorientasi pada kebutuhan murid.

Pelatihan ini membawa perubahan nyata dalam praktik pembelajaran, dari metode hafalan yang teacher-centered menuju pembelajaran berbasis pengalaman dan refleksi yang learner-centered.

Guru makin kreatif memanfaatkan media digital serta menerapkan penataan kelas yang mendorong kolaborasi dan interaksi aktif murid.

Capaian Pelatihan Pembelajaran Mendalam Tahun 2025

  • 88% sasaran tercapai dari 60.000 satuan pendidikan yang ditargetkan.
  • 52.809 Kepala Satuan Pendidikan telah terlatih untuk memimpin transformasi pembelajaran.
  • 133.351 Guru telah terlatih untuk menguasai pendekatan pembelajaran berpusat pada murid.
  • Total 186.160 Pendidik dan Tenaga Kependidikan berhasil menyelesaikan pelatihan Pembelajaran Mendalam.

Baca Juga: Kegiatan Pembelajaran Pascabencana di Sumatra 100 Persen Kembali Aktif

Praktik Nyata Pembelajaran Mendalam di Kelas

PAUD dan Pendidikan Anak Nonformal

  • Contoh praktik dapat diakses melalui Ruang GTK dan kanal YouTube Guru PAUD PNF.

Pendidikan Dasar

  • Kumpulan praktik tersedia di Ruang GTK dan kanal YouTube Guru Dikdas.

SMA, SMK, dan SLB

  • Praktik pembelajaran dapat diakses melalui Ruang GTK dan kanal YouTube Guru Dikmen SMK.

Melalui capaian tersebut, Pembelajaran Mendalam tidak hanya menjadi konsep, tetapi telah diimplementasikan secara luas di berbagai jenjang pendidikan.

Transformasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih adaptif, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Ke depannya, diharapkan semakin banyak satuan pendidikan yang mengadopsi pendekatan ini agar tercipta ekosistem belajar yang benar-benar berpusat pada murid dan berkelanjutan.

Baca Juga: Jadwal Belajar Selama Ramadan 1447 H 2026 M, SEB 3 Menteri tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1447 H 2026 M

Related Post

Tinggalkan komentar