Sekitarbandung.com – Selama musim mudik Lebaran, industri perjalanan memang rentan terhadap serangan siber karena tingginya permintaan tiket yang membludak.
Data pribadi seperti nama pengguna, email, nomor ponsel, kata sandi, dan data pembayaran menjadi sasaran utama pelaku kejahatan siber.
Jenis Penipuan yang Berkaitan dengan Agen Travel
1. Phising
- Pesan melalui email, WhatsApp, atau SMS yang mengatasnamakan travel resmi dan meminta Wargi mengklik tautan, mengisi data pribadi, atau mengunduh file/aplikasi (APK).
2. Situs atau Domain Palsu
- Halaman web tiruan yang dibuat menyerupai situs resmi, lengkap dengan logo dan tampilan yang meyakinkan, untuk mengelabui pengguna agar memasukkan data login, informasi pribadi, hingga detail pembayaran.
3. Agen Travel Fiktif
- Penawaran tiket murah yang tidak wajar melalui media sosial atau pesan pribadi tanpa identitas dan kontak resmi yang jelas.
Baca Juga: Bisa Jadi Bukan Fakta dan Tidak Benar, Yuk Kenali Congeniality Bias!
Tips-Tips Menghindari Kejahatan Siber di Saat Mudik
1. Verifikasi Setiap Informasi
- Periksa sumber resmi, alamat situs, dan kontak layanan pelanggan sebelum mempercayai instruksi yang diterima.
2. Gunakan Kanal Transaksi Resmi
- Lakukan pemesanan dan pembayaran hanya melalui aplikasi atau situs resmi serta mitra penjualan yang terverifikasi.
3. Lindungi Data dan Transaksi
- Lindungi kerahasiaan PIN, kata sandi, kode OTP, dan data perbankan dengan tidak membagikannya kepada siapa pun.
Oleh karena itu, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @diskominfojabar pada Senin (2/3/2026) mengajak masyarakat agar selalu memastikan untuk memverifikasi informasi.
“Jadi, selalu pastikan untuk memverifikasi informasi, gunakan kanal transaksi resmi, dan lindungi data agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman!” tulisnya dalam caption.

