Sekitarbandung.com – Belakangan ini sedang ramai isu tentang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang disebut akan meminjam uang ke Bank BJB sebesar Rp 2 triliun.
Melalui unggahan akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa hal tersebut masih bersifat rencana atau wacana.
Pihaknya terus melakukan analisis dan evaluasi terkait opsi-opsi yang bisa dilakukan selain opsi utang, yaitu melakukan negosiasi kepada Menteri Keuangan agar tagihan Pemprov Jawa Barat dua tahun lalu bisa terbayarkan.
Hal tersebut dikarenakan PMK (Peraturan Menteri Keuangan) sudah keluar, sehingga jika pembayaran dilakukan oleh Menteri Keuangan maka Pemprov Jawa Barat tidak perlu melakukan peminjaman.
Baca Juga: Dianggap Gubernur Konten, Dedi Mulyadi Jadi Posisi Teratas dalam Highest Publication dan Engagement
Lebih lanjut, Dedi menyatakan bahwa Pemprov Jawa Barat hingga berita ini dimuat tidak memiliki utang ke Bank BJB sehingga ia berharap persoalan tersebut dapat segera terselesaikan.
“Semoga bisa segera terealisasikan dan utang dua tahun lalu yang belum dibayarkan juga segera lunas, sehingga kita tidak perlu meminjam,” imbuhnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun masih terus menunggu perkembangan terkait kemungkinan pembayaran tagihan tersebut oleh pemerintah pusat.
Jika hal tersebut dapat direalisasikan, maka rencana peminjaman dana ke Bank BJB tidak perlu dilakukan oleh Pemprov Jawa Barat.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Jemput Belasan Warga Jabar Korban TPPO di Sikka, Pastikan Pulang dengan Aman

