Sekitarbandung.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjemput langsung belasan warga asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Senin (23/2/2026).
Kedatangan Dedi ke wilayah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi para korban dalam keadaan sehat dan aman sebelum dipulangkan ke daerah asalnya di Jawa Barat.
Sebanyak 12 warga Jawa Barat dipulangkan dengan pendampingan aparat kepolisian serta pemerintah daerah setelah sebelumnya berada di shelter penanganan korban di Maumere.
Dedi juga memastikan bahwa kehadirannya bertujuan memberikan rasa aman bagi para korban sekaligus memastikan proses pemulangan berjalan lancar dan sesuai prosedur.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Hadiri Pemusnahan Barang Bukti dan Pengembalian Kendaraan oleh Polda Jabar
Ia menegaskan bahwa meskipun para korban dipulangkan ke Jawa Barat, proses hukum terhadap dugaan kasus TPPO tetap berjalan hingga tahap penyidikan dan penetapan tersangka.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kata Dedi, siap memberikan pendampingan kepada para korban, termasuk dalam proses hukum apabila mereka dibutuhkan sebagai saksi dalam persidangan.
Berdasarkan informasi yang diterima, para korban disebut tidak mendapatkan kepastian upah selama bekerja serta mengalami perlakuan yang tidak semestinya saat berada di lokasi kerja.
Pemulangan ini diharapkan menjadi langkah awal pemulihan bagi para korban sekaligus bentuk kehadiran pemerintah dalam melindungi warganya dari praktik perdagangan orang.
Baca Juga: Satu Tahun Kepemimpinan Dedi Mulyadi – Erwan, Approval Naik dan Infrastruktur Paling Dipuji

