Sekitarbandung.com – Upaya menjaga keselamatan masyarakat di kawasan Flyover Pasupati, Kota Bandung, terus diperkuat melalui patroli rutin yang dilakukan oleh pemerintah terkait.
Selain itu, kini juga tengah dikaji langkah teknis seperti pemasangan CCTV hingga peninggian pembatas jembatan tersebut untuk memantau situasi secara lebih efektif.
Langkah pengamanan tersebut dibarengi dengan perhatian serius terhadap sejumlah akar masalah kesehatan mental yang ada di kalangan masyarakat.
Saat ini sedang disiapkan program penempatan psikolog klinis di berbagai puskesmas secara bertahap untuk memudahkan warga mendapatkan layanan kesehatan mental di fasilitas terdekat.
Baca Juga: Flyover Nurtanio Akhirnya Dibuka Dua Arah, Arus Lalu Lintas Terpantau Padat
“Di puskesmas nanti akan ada layanan psikologis. Para psikolog juga akan melatih guru BK agar mampu mengidentifikasi murid-murid yang mengalami gangguan psikologis,” ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
Camat Bandung Wetan, Rizka Aryani, menyebut bahwa hal ini bukan hanya masalah pengamanan fisik, tetapi juga tentang bagaimana cara menangani persoalan kesehatan mental masyarakat secara bersama-sama.
“Ini sebenarnya bukan hanya masalah pengamanan fisik, tapi bagaimana kita menangani persoalan kesehatan mental warga secara bersama-sama. Ini adalah persoalan kemanusiaan,” tuturnya.
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat lebih peka dan peduli terhadap orang-orang di sekitar, karena setiap dukungan yang diberikan dapat sangat berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan.

