Sekitarbandung.com – Perjalanan mudik memang aktivitas yang menyenangkan, karena dilakukan setahun sekali pada hari besar. Banyak orang ingin mengabadikan momen saat mudik.
Namun, kita tetap harus menjaga privasi selama perjalanan. Salah satu yang harus dicermati dan dilakukan yaitu menghindari oversharing di media sosial.
Dampak Sosial dan Keamanan dari Oversharing
Hilangnya batas privasi tidak hanya memengaruhi keamanan digital, tetapi juga kehidupan sosial, yang di antaranya yaitu sebagai berikut:
- Risiko keamanan meningkat.
- Hubungan sosial menjadi terganggu.
- Sensitivitas terhadap privasi menurun.
Baca Juga: Mudik Lancar dan Aman dengan Pantau Website Barata Sebelum Jalan
Terapkan JAGA dari BSSN RI
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui unggahan akun Instagram @humas_jabar pada Kamis (19/3/2026) mengajak masyarakat untuk menerapkan prinsip JAGA dari BSSN RI untuk menghindari oversharing di media sosial.
- J – Jauhkan Data Sensitif
Jangan mengunggah foto tiket yang memperlihatkan barcode atau nomor identitas pribadi. - A – Atur Privasi
Manfaatkan fitur ‘Close Friends’ atau batasi siapa saja yang bisa melihat unggahan cerita perjalananmu. - G – Ganti Pola Posting
Gunakan metode late-post untuk mengaburkan keberadaan lokasimu saat ini. - A – Abaikan Pamer Lokasi
Matikan geotagging pada foto agar alamat atau tujuan mudik tidak terlacak secara akurat oleh publik.
“Jaga privasi selama perjalanan mudik, Wargi. Karena berdampak sosial dan keamanan dari oversharing. Jadi tetap jaga privasi, yaaa,” tulisnya dalam caption.
Baca Juga: Apa Itu Agentic AI? Bagaimana Cara Kerjanya? Yuk Pahami!

