Apa Itu Virus Panleukopenia? Apakah Seberbahaya Itu?

Sekitarbandung.com – Virus Panleukopenia (Panleu), atau sering disebut Feline Distemper atau Feline Parvo, merupakan salah satu penyakit paling mematikan pada kucing yang menyerang sistem pencernaan,

Dicky Wicaksono

Apa Itu Virus Panleukopenia? Apakah Seberbahaya Itu?
Apa Itu Virus Panleukopenia? Apakah Seberbahaya Itu?

Sekitarbandung.com – Virus Panleukopenia (Panleu), atau sering disebut Feline Distemper atau Feline Parvo, merupakan salah satu penyakit paling mematikan pada kucing yang menyerang sistem pencernaan, imun, dan tulang belakang.

Dampak pada satwa liar, virus ini tidak hanya menginfeksi kucing domestik, tetapi juga satwa liar kucing-kucingan seperti harimau dan macan tutul. Namun demikian, virus ini tidak menular ke manusia.

Seberapa Mematikannya Virus Ini?

Tingkat kematian dan bahayanya adalah sebagai berikut:

  • Tingkat Kematian Umum: Tanpa perawatan, tingkat kematian dapat mencapai 90% atau lebih.
  • Ancaman Utama: Virus ini merupakan ancaman serius, seperti pada kasus dua anak harimau Benggala berusia 8 bulan di Bandung Zoo yang mati akibat infeksi virus ini.

Baca Juga: Bukan karena Kelalaian Petugas, Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo yang Meninggal Dunia karena Virus

Kasus Serupa di Thailand

Kasus serupa baru-baru ini juga terjadi di Thailand, tepatnya di Chiang Mai, yang mengakibatkan 72 harimau mati. Pemberitaan ini diungkapkan oleh media Thailand, Bangkok Post.

Hal tersebut disebabkan oleh Virus Panleukopenia (Panleu), atau Feline Distemper atau Feline Parvo, di objek wisata Tiger Kingdom di Chiang Mai.

Virus ini menjadi perhatian serius karena penyebarannya yang cepat dan dampaknya yang sangat fatal, terutama pada hewan yang belum memiliki kekebalan tubuh yang kuat.

Oleh karena itu, upaya pencegahan seperti vaksinasi dan pengawasan kesehatan hewan secara rutin menjadi langkah penting untuk menekan risiko penyebaran virus ini.

Baca Juga: Kabar Duka, Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Meninggal Dunia di Usia 8 Bulan

Related Post

Tinggalkan komentar