Budaya Kerja di Swedia yang Bikin Iri Seluruh Dunia

Sekitarbandung.com – Bayangkan kamu bekerja di Swedia. Bukannya diminta lembur, bos justru menyuruhmu berhenti sejenak dan minum kopi bersama. Ritual tersebut dinamakan “Fika”. Di Swedia,

Dicky Wicaksono

Budaya Kerja di Swedia yang Bikin Iri Seluruh Dunia
Budaya Kerja di Swedia yang Bikin Iri Seluruh Dunia

Sekitarbandung.com – Bayangkan kamu bekerja di Swedia. Bukannya diminta lembur, bos justru menyuruhmu berhenti sejenak dan minum kopi bersama.

Ritual tersebut dinamakan “Fika”. Di Swedia, ini bukan sekadar istirahat minum kopi biasa, tetapi sudah menjadi budaya sosial yang sakral di kantor.

Fika terkadang dilakukan dua kali dalam sehari. Menunya sederhana, yaitu kopi panas dan kue manis seperti kanelbulle atau roti kayu manis.

Keunikannya, semua orang duduk bersama, mulai dari CEO hingga anak magang, lalu saling mengobrol secara sejajar tanpa sekat hierarki yang kaku.

Baca Juga: 10 Negara di Dunia Tercedas Tahun 2026, Apakah Indonesia Termasuk di Dalamnya?

Riset menunjukkan bahwa otak manusia hanya bisa fokus maksimal sekitar 90 menit. Fika menjadi cara untuk “restart” pikiran agar tetap tajam sepanjang hari.

Hal ini merupakan bagian dari filosofi “Lagom”, yaitu tidak berlebihan dan tidak kekurangan. Hidup harus berjalan seimbang antara kerja dan istirahat.

Walaupun memiliki budaya Fika, Swedia tetap menjadi salah satu negara paling produktif di dunia. Kualitas kerja dinilai lebih penting daripada lamanya waktu bekerja.

Budaya kerja seperti ini menunjukkan bahwa produktivitas tidak selalu lahir dari tekanan dan jam kerja panjang. Terkadang, suasana yang sehat, seimbang, dan manusiawi justru menghasilkan kinerja terbaik.

Baca Juga: Pakistan Jadi Penengah antara Amerika Serikat dan Iran, Ibarat Dua Musuh tetapi Punya Mutual Friend

Related Post

Tinggalkan komentar