Sekitarbandung.com – Dalam upaya menekan angka pengangguran, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggenjotnya melalui program Padat Karya dan Pelatihan Kompetensi pada Senin (13/4/2026).
Program Padat Karya dan Pelatihan Kompetensi tersebut bukan sekadar bantuan sosial, melainkan kesempatan bagi masyarakat untuk menunjukkan kemampuan kerja.
Peserta yang terlibat akan dikontrak selama 10 hari untuk melakukan pekerjaan lingkungan di wilayah masing-masing. Targetnya yaitu sekitar 8.592 tenaga kerja sepanjang tahun 2026.
Peserta yang mengikuti program tersebut akan mendapatkan upah harian sebesar Rp175.061, fasilitas makan, perlengkapan kerja, dan perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Baca Juga: Perkuat Penanganan Sampah, Pemkot Bandung Salurkan Sarana Prasarana Pengolahan Sampah
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya rutin Pemkot Bandung dengan menambah kapasitas dan volume sebagai bentuk respons dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka.
“Ini merupakan salah satu upaya rutin kita dengan menambah kapasitas dan volume sebagai bentuk respon dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka,” ujarnya dilansir dari unggahan akun Instagram @humas_bandung.
Dalam unggahannya, Pemkot Bandung berharap program ini mampu memberikan dampak langsung terhadap pengurangan pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program tersebut, Pemkot Bandung menargetkan hadirnya peluang kerja yang lebih luas agar masyarakat dapat memperoleh penghasilan, keterampilan, dan masa depan yang lebih baik.
Baca Juga: Peluang Kerja Diperluas, 4.600 Warga Bandung Terserap Program Padat Karya

