5 Kebenaran Hidup yang Diungkap oleh Steve Jobs Sebelum Meninggal Dunia

Sekitarbandung.com – Di akhir hayatnya, Steve Jobs tidak berbicara tentang iPhone, kesuksesan, atau harga saham. Namun, ia justru mengungkapkan lima kebenaran hidup yang nilainya jauh

Dicky Wicaksono

5 Kebenaran Hidup yang Diungkap oleh Steve Jobs Sebelum Meninggal Dunia
5 Kebenaran Hidup yang Diungkap oleh Steve Jobs Sebelum Meninggal Dunia

Sekitarbandung.com – Di akhir hayatnya, Steve Jobs tidak berbicara tentang iPhone, kesuksesan, atau harga saham. Namun, ia justru mengungkapkan lima kebenaran hidup yang nilainya jauh melebihi uang.

Pikiran terakhirnya adalah tentang makna, hubungan, dan waktu. Bukan tentang keuntungan maupun warisan, tetapi tentang hal-hal sederhana manusiawi yang sering kita abaikan saat mengejar kesuksesan. Lantas, apa saja lima kebenaran hidup tersebut?

1. Didik anak untuk bahagia, bukan sekadar kaya.

Mendidik anak dengan tujuan bahagia, bukan hanya sekadar kaya. Kemudian, ketika mereka dewasa, mereka akan memahami nilai sejati dari sesuatu.

2. Perlakukan makanan sebagai obat.

Perlakukan makanan sebagai obat. Jika tidak, suatu saat kamu akan memperlakukan obat sebagai makanan.

Baca Juga: Inilah Alasan Mengapa Justin Bieber Tidak Nyanyikan Full Lagu Baby di Coachella

3. Enam “dokter” terbaik di dunia.

Enam dokter terbaik di dunia yaitu sinar matahari, istirahat, olahraga, nutrisi, kepercayaan diri, dan hubungan pertemanan. Dengan menjaga semuanya, hidupmu akan terasa lebih bahagia dan bermakna.

4. Bedakan pergi sendirian dan pergi bersama.

Jika kamu ingin pergi dengan cepat, maka pergilah sendirian. Namun, jika kamu ingin melangkah lebih jauh, maka pergilah bersama orang lain.

5. Cinta sejati tidak mudah pergi.

Orang yang mencintaimu tidak akan pernah meninggalkanmu. Bahkan jika ada 100 alasan untuk menyerah, mereka akan menemukan satu alasan untuk tetap bersamamu.

Pada akhirnya, makna hidup bukan diukur dari seberapa banyak harta yang dimiliki, melainkan dari kesehatan, hubungan baik, dan kebahagiaan yang dirasakan setiap hari.

Baca Juga: 50 Tahun Produk Apple, Berawal dari Hobi hingga Bisa Bernilai US$4 Triliun

Related Post

Tinggalkan komentar