Sekitarbandung.com – Dalam anime One Piece ada beberapa tokoh yang kelihatannya miskin, tetapi di balik itu semua ada sejumlah privilege yang mereka miliki dari keturunan keluarganya.
Ada yang beruntung mulai dari angka 7, tetapi ada juga yang harus berjuang dari angka minus. Lantas, siapa saja beberapa tokoh One Piece yang kelihatannya miskin tetapi sebenarnya mempunyai privilege tersebut?
1. Monkey D. Luffy
Dari kecil, Luffy hanya sekadar anak desa dari Foosha Village, hidupnya sederhana, dan orang tua juga tidak hadir secara sepenuhnya.
Tetapi, ia mempunyai beberapa privilege yang di antaranya yaitu sebagai berikut:
- Kakeknya, Monkey D. Garp, seorang marine legendaris dan ayahnya Monkey D. Dragon, seorang Revolutionary Army yang paling dicari.
- Pernah dibantu oleh Shanks, role model yang sabar dan membantu Luffy dalam menemukan tujuan hidup.
- Diasuh oleh Dadan yang sayang sama Luffy dan kedua saudaranya.
- Membawa nama “D” yang ternyata mempunyai makna besar di dunia One Piece.
2. Roronoa Zoro
Saat kecil, Zoro hanya sekadar anak dojo di Shimotsuki Village, hidupnya juga sederhana, dan bahkan sering tidur di halaman dojo.
Tetapi, ia mempunyai beberapa privilege yang di antaranya yaitu sebagai berikut:
- Dilatih sejak kecil oleh Shimotsuki Koushirou, salah satu master pedang kelas dunia.
- Ternyata mempunyai garis keturunan Shimotsuki Clan, keluarga samurai legendaris dari Wano.
- Tumbuh bersama Kuina, rival masa kecilnya yang senantiasa mendorong Zoro untuk bisa terus berkembang.
Baca Juga: 5 Film yang Dianggap Gunakan CGI Paling Buruk dan Malah Jadi Bahan Olok-olokan
3. Trafalgar D. Water Law
Sejak kecil, Law telah melewati tragedi besar. Keluarganya dihabisi dan ia sempat kehilangan segalanya.
Tetapi, ia mempunyai beberapa privilege yang di antaranya yaitu sebagai berikut:
- Setelah tragedi terjadi, Law diasuh oleh Donquixote Rosinante atau Corazon.
- Saking sayangnya sama Law, Corazon sampai mencuri devil fruit Ope Ope no Mi khusus untuk Law.
- Membawa nama “D” yang ternyata mempunyai makna besar di dunia One Piece.
Dari ketiga tokoh tersebut, mungkin Eiichiro Oda mencoba untuk mengingatkan kita bahwa tokoh besar di One Piece tidak benar-benar mulai dari nol.
Selalu ada privilege di baliknya, entah itu keturunan, mentor yang luar biasa, atau momen tidak terduga yang membuka jalan mereka hingga bisa sampai ke puncak.
Pelajaran yang bisa dipetik yaitu dengan menyadari bahwa kalau kita mempunyai kesempatan, maka sekecil apa pun privilege itu, hidup akan terasa seperti lotre yang patut untuk diperjuangkan.
Baca Juga: 5 Film Indonesia tentang Realita Hidup Para Pejuang Rupiah

