Hal Terbaik yang Bisa Dilakukan dalam Peringati Hari Kartini, Apa Saja?

Sekitarbandung.com – Setiap tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini dan para perempuan merayakannya dengan cara menggunakan kebaya atau membicarakan tentang emansipasi perempuan. Namun, sebenarnya

Dicky Wicaksono

Hal Terbaik yang Bisa Dilakukan dalam Peringati Hari Kartini, Apa Saja?
Hal Terbaik yang Bisa Dilakukan dalam Peringati Hari Kartini, Apa Saja?

Sekitarbandung.com – Setiap tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini dan para perempuan merayakannya dengan cara menggunakan kebaya atau membicarakan tentang emansipasi perempuan.

Namun, sebenarnya apa saja yang bisa kita rayakan di Hari Kartini? Salah satu hal yang bisa dilakukan ialah menghargai perjuangan Kartini dalam melawan patriarki.

Contoh yang paling dekat, yaitu ketika kita mempunyai bos perempuan di kantor dan nada bicaranya tegas, ia kerap disebut bossy, arogan, maupun galak.

Lalu, ketika kita ke supermarket atau mal, produk atau jasa yang identik dengan perempuan kebanyakan memiliki harga jual yang jauh lebih mahal. Mulai dari pembalut, produk kecantikan, hingga biaya potong rambut.

Bahkan, studi dari New York City Department of Consumer Affairs (2015) menemukan bahwa produk perempuan bisa 7 persen lebih mahal dari versi laki-laki. Ketimpangan ini disebut sebagai pink tax.

Baca Juga: Sisi Lain R. A. Kartini yang Jarang Diketahui, dari Jepara hingga ke Bandung

Belum lagi stigma bahwa perempuan adalah makhluk yang emosional alias baperan, sedangkan laki-laki dianggap lebih rasional. Stigma seperti ini terlalu dinormalisasikan.

Padahal, dampaknya bisa membuat perempuan disepelekan dan dianggap tidak mampu menjadi pemikir. Perempuan juga mampu menggunakan logika.

Dari sesederhana nada bicara hingga kebijakan pajak, semuanya mempunyai benang merah yang sama, yaitu kadang kita masih menempatkan perempuan sebagai kelas kedua dalam masyarakat.

Masak iya sudah tahun segini kita masih jalan di tempat, bahkan jalan mundur? Kartini sudah bergerak, lalu kita kapan?

Baca Juga: Peringati Hari Kartini, Pemkot Bandung Luncurkan Pekka Bersinar

Related Post

Tinggalkan komentar