KAI Sampaikan Permohonan Maaf dan Duka Mendalam atas Insiden Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Sekitarbandung.com – PT KAI menyampaikan permohonan maaf dan duka mendalam atas insiden tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya dengan KRL di Stasiun

Dicky Wicaksono

KAI Sampaikan Permohonan Maaf dan Duka Mendalam atas Insiden Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur
KAI Sampaikan Permohonan Maaf dan Duka Mendalam atas Insiden Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur (Instagram/@keretaapikita)

Sekitarbandung.com – PT KAI menyampaikan permohonan maaf dan duka mendalam atas insiden tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam (27/4/2026) sekitar pukul 20.55 WIB.

Dilansir dari unggahan akun Instagram @keretaapikita pada Selasa (28/4/2026), pihak KAI menjelaskan bahwa korban dari insiden ini yaitu 7 orang meninggal dunia dan 82 orang mengalami luka-luka.

Seluruh korban telah mendapatkan penanganan di rumah sakit rujukan. KAI bersama pihak asuransi memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka serta santunan dan biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung sesuai ketentuan.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak. Peristiwa ini membawa duka yang mendalam. Kami memahami kegelisahan keluarga yang menanti kabar dalam situasi ini,” tulisnya dalam unggahan.

Baca Juga: Terjadi Tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Sejak awal kejadian, seluruh upaya difokuskan kepada evakuasi penumpang, penanganan korban, serta koordinasi bersama Basarnas, TNI, Polri, dan tim medis agar setiap penumpang segera mendapatkan pertolongan secepat mungkin.

Sementara itu, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek sebanyak 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Penanganan saat ini difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak.

KAI berupaya memastikan keluarga memperoleh informasi yang jelas dan dibutuhkan. Per pukul 01.04 WIB, jalur hilir Bekasi-Tambun telah dapat dilalui, sementara jalur hulu masih dalam proses penanganan.

“Kami menyampaikan duka cita yang sangat mendalam dan memohon maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik, serta keluarga memperoleh pendampingan dan kepastian informasi.”

Baca Juga: Imbas Insiden Gogosan Tanah, Jalur Kereta Api di Cianjur Telah Dapat Dilalui Kereta Api Kembali

Related Post

Tinggalkan komentar