Sekitarbandung.com – Telah terjadi gogosan tanah di jalur kereta api KM 74+9/0 petak jalan Cibeber-Lampegan, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Minggu, 19 April 2026, sekitar pukul 20.25 WIB.
Dilansir dari saluran Instagram @kai121_, jalur yang terdampak gogosan tanah di KM 74+9/0 telah dapat dilalui kereta api kembali dengan kecepatan yang diizinkan pada Senin (20/4/2026).
“Berdasarkan informasi dari petugas di lapangan, jalur yang terdampak gogosan tanah di KM 74+9/0, kini telah dapat dilalui kereta api kembali dengan kecepatan yang diizinkan,” tulisnya.
Sebelumnya, dampak dari kondisi tersebut yaitu jalur kereta api di lokasi untuk sementara waktu belum dapat dilalui dan saat ini terdapat dua kereta api yang perjalanannya dibatalkan, yaitu sebagai berikut:
- 19 April 2026: KA 345 – Kereta Api Siliwangi, rute Cianjur-Sukabumi.
- 20 April 2026: KA 342 – Kereta Api Siliwangi, rute Sukabumi-Cianjur.
Baca Juga: Imbas Insiden Gogosan Tanah di Jalur Kereta Api di Cianjur, Dua Kereta Api Dibatalkan Perjalanannya
Lebih lanjut, pihak KAI menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan kereta api yang terjadi akibat kondisi ini dan mengucapkan terima kasih atas pengertiannya.
“Kami mohon maaf atas keterlambatan perjalanan kereta api yang terjadi akibat kondisi ini. Terima kasih atas perhatian dan pengertian para pelanggan Kereta Api Indonesia,” imbuhnya.
Respons petugas tersebut pun sontak menarik perhatian para netizen. Banyak dari mereka yang mengapresiasi langkah sigap petugas dalam menangani permasalahan agar penumpang tidak mengalami keterlambatan.
Selain itu, beberapa warganet yang lain juga berharap kemudian hari insiden seperti ini tidak terulang kembali sehingga para penumpang bisa menggunakan fasilitas sebagaimana mestinya.
Baca Juga: Gogosan Tanah Ganggu Jalur Kereta Api di Cianjur, Perjalanan Sementara Terdampak

