Sekitarbandung.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melayat ke rumah duka Nur Ainia yang menjadi korban insiden tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026) sekitar pukul 20.55 WIB.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @dedimulyadi71 pada Rabu (29/4/2026), Dedi menuturkan bahwa almarhumah Nur Ainia merupakan sosok orang baik dan akan mendapatkan tempat mulia.
“Di rumah duka salah satu korban kecelakaan kereta api di Bekasi, Nur Ainia Eka. Almarhumah adalah sosok orang baik dan akan mendapatkan tempat mulia. Aamiin,” tulisnya dalam caption.
Selain itu, Dedi yang mewakili Pemprov Jawa Barat juga memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dengan masing-masing sebesar Rp 50 juta.
Baca Juga: 4 Daftar Kecelakaan Kereta Api Terparah dalam Sejarah Indonesia
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat. Akan memberikan santunan kepada yang meninggal masing-masing Rp 50 juta,” ujarnya pada Selasa (28/4/2026).
Sebagai informasi tambahan, Nur Ainia Eka Rahmadhynna merupakan KompasTV News Production Support Departement. KompasTV melalui unggahan akun Instagram mendoakan yang terbaik untuk almarhumah.
“Semoga almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini,” tulisnya dalam caption.
Warganet juga turut menyampaikan dukacita mendalam, mendoakan agar Nur Ainia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.

