Sekitarbandung.com – Banksy, seorang seniman yang kini karyanya sangat ambisius, seperti membuat patung orang buta tetapi jalan terus ke depan yang dipajang di tengah kota London.
Lokasi spesifik patung tersebut yaitu berdiri di antara monumen kemenangan militer dan sejarah imperialisme Inggris. Tetapi, kok pemasangannya tidak ketahuan?
Jujur, hal ini masih menjadi misteri. Namun banyak yang mempercayai bahwa Banksy memiliki tim super profesional yang bekerja secara cepat saat tengah malam.
Dugaannya, mereka menyamar menjadi pekerja konstruksi. Kebetulan di dekat lokasi memang ada proyek konstruksi, sehingga kehadiran alat berat dianggap lumrah.
Patung yang menggambarkan sosok pria menggunakan jas modern, berjalan ke depan sambil memegang bendera, dengan pandangannya tertutup oleh bendera yang ia bawa sendiri tersebut berlokasi di Waterloo Place.
Baca Juga: Belanda Terapkan Bernafas Harus Bayar dan Potong Ayam Sendiri Bisa Berujung Kurungan Penjara
Waterloo Place merupakan tempat yang menyimpan memori dan sejarah para tokoh bangsa yang diabadikan dalam bentuk patung.
Banyak yang berspekulasi bahwa Banksy sengaja memilih Waterloo Place untuk menggambarkan kondisi saat ini, yaitu orang-orang yang buta nasionalisme.
Mereka berjalan terus padahal tidak bisa melihat apa-apa. Ia menggunakan patung nasionalisme sebagai bentuk recall-recall di base lawan. Apa begitu yang dimaksud Banksy?! Tidak tahu, dan sebaiknya tetap menjadi misteri.
Meski ada nuansa kritik nasionalisme (walaupun masih tebak-tebak buah manggis), Dewan Kota Westminster City Council justru senang dengan adanya instalasi seperti ini.
Bahkan sekarang patung tersebut telah diberikan pagar dan tidak akan dirobohkan hingga ada pembahasan lebih lanjut oleh otoritas.
Baca Juga: 7 Tokoh yang Berhasil Ubah Alur Sejarah Dunia dan Bisa Dirasakan hingga Kini

