Lebih dari 90 Persen Warga Dubai adalah Warga Asing, Mengapa begitu?

Sekitarbandung.com – Sebanyak 92 persen penduduk Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), merupakan ekspatriat atau warga asing. Mengapa jumlahnya bisa sebanyak itu? Tentu saja karena motivasi

Dicky Wicaksono

Lebih dari 90 Persen Warga Dubai adalah Warga Asing, Mengapa begitu?
Lebih dari 90 Persen Warga Dubai adalah Warga Asing, Mengapa begitu?

Sekitarbandung.com – Sebanyak 92 persen penduduk Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), merupakan ekspatriat atau warga asing. Mengapa jumlahnya bisa sebanyak itu? Tentu saja karena motivasi paling jujur sedunia, yaitu uang.

UEA merupakan negara kaya karena minyak bumi, yang mereka sadari suatu saat akan habis. Seperti negara Arab lainnya, mereka pun secara besar-besaran membangun sektor pariwisata, properti, dan berbagai sektor lainnya agar tetap kaya di masa depan.

Namun, masalahnya adalah jumlah penduduk mereka sedikit, hanya sekitar 11,3 juta orang. Negara kaya dengan jumlah penduduk yang setara Jakarta di siang hari membuat UEA mengalami kekurangan tenaga kerja.

Ada Gula Ada Semut

Karena kekurangan SDM itulah, Dubai sebagai kota ekonomi UEA sangat terbuka terhadap ekspatriat yang ingin bekerja.

Standar gaji di Dubai juga relatif tinggi, yaitu sekitar 15 ribu dirham UEA atau setara Rp60 juta hingga Rp70 juta.

Selain itu, biaya hidup di sana juga tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan kota-kota di Eropa. Contohnya, biaya hidup di Dubai sekitar 20 persen lebih murah dibandingkan London.

Baca Juga: 7 Narkoba yang Dulunya Dijual secara Legal sebagai Obat-obatan

Salah satu hal yang membuat ekspatriat tertarik adalah karena di UEA dikenal memiliki tingkat kejahatan yang sangat rendah (zero crime perception) dan tidak menerapkan pajak penghasilan.

Dengan nominal yang sama, orang India bisa saja lebih memilih gaji US$3.000 per bulan di Dubai karena tidak dipotong pajak dibandingkan di negaranya yang bisa terkena pajak rata-rata 33 persen.

Ekspatriat Bahaya untuk Negara?

Secara politik, pemerintah UEA juga tidak merasa keberatan karena warga asing tetap bisa dikontrol. Ekspatriat tetap dianggap sebagai tamu, bukan penduduk asli yang mempunyai hak politik.

Untuk menjadi warga negara UEA pun sangat sulit, yaitu harus tinggal di sana dengan syarat minimal selama 30 tahun.

Mau kerja di Dubai? Pikir terlebih dahulu! Karena rata-rata durasi bekerja di Dubai mencapai sekitar 50,9 jam per minggu. Jika masuk kerja pukul 08.00 pagi, maka pulangnya sekitar pukul 18.30 malam.

Sementara itu, Indonesia rata-rata hanya 40 jam kerja per minggu, atau dikenal dengan istilah 9 to 5. Tetap tertarik? Ya, gas!

Baca Juga: 6 Negara yang Tidak Ramah bagi Kaum Pelangi karena Sangat Sensitif

Related Post

Tinggalkan komentar