6 Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Pernah Menjerat Menteri

Sekitarbandung.com – Beberapa menteri di Indonesia pernah terjerat kasus korupsi dengan nilai fantastis. Berikut deretan kasus dan jumlah kerugian maupun aliran dana yang menjadi sorotan

Dicky Wicaksono

6 Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Pernah Menjerat Menteri
6 Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Pernah Menjerat Menteri

Sekitarbandung.com – Beberapa menteri di Indonesia pernah terjerat kasus korupsi dengan nilai fantastis. Berikut deretan kasus dan jumlah kerugian maupun aliran dana yang menjadi sorotan publik.

1. Rp 578 Miliar – Tom Lembong (Menteri Perdagangan)

Meski tidak terbukti menerima dana dari kasus impor gula, Tom Lembong tetap dituntut penjara 7 tahun dan denda Rp 750 juta.

2. Rp 50 Miliar – Syahrul Yasin Limpo (Menteri Pertanian)

Ia melakukan pemerasan dan terbukti menerima dana hingga Rp 50 miliar, lalu dihukum penjara 10 tahun dan denda Rp 14 miliar.

3. Rp 32 Miliar – Juliari Batubara (Menteri Sosial)

Ia terbukti menerima aliran dana sebesar Rp 32 miliar dari korupsi bansos COVID-19, lalu dihukum penjara 12 tahun dan denda Rp 500 juta.

Baca Juga: Pemkot Bandung Pastikan Tidak Ada Relokasi Bangunan Liar di Kawasan Sukajadi

4. Rp 24 Miliar – Edhy Prabowo (Menteri Kelautan dan Perikanan)

Ia terbukti menerima dana hingga Rp 24 miliar dari kasus ekspor benih lobster, lalu dihukum penjara 5 tahun dan denda Rp 600 juta.

5. Rp 8 Triliun – Johnny G. Plate (Menkominfo)

Ia terbukti menerima dana hingga Rp 17,8 miliar dari korupsi proyek BTS 4G, lalu dihukum penjara 15 tahun dan denda Rp 1 miliar.

6. Rp 5,2 Triliun – Nadiem Makarim (Kemendikbudristek)

Dalam kasus Chromebook, Nadiem Makarim dituntut hukuman 18 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Kasus tersebut disebut menyebabkan kerugian negara hingga Rp 5,2 triliun.

Kasus-kasus tersebut menjadi pengingat bahwa praktik korupsi bisa terjadi di berbagai sektor pemerintahan dan terus menjadi perhatian besar masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Pemkot Bandung Mulai Sosialisasikan Mekanisme SPMB 2026, Sistem Shift Berubah

Related Post

Tinggalkan komentar