Sekitarbandung.com – Pada 6 Juni kemarin, Indonesia mengenang hari lahir Soekarno. Pasalnya, pada 125 tahun yang lalu ia lahir dan 55 tahun yang lalu semenjak kepergiannya.
Kendati demikian, di balik itu semua, gagasan, keberanian, dan kalimat-kalimatnya masih terus hidup dalam ingatan bangsa. Lantas, kata-kata apa saja yang dimaksud tersebut?
1. “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”
Maknanya yaitu realita pahit atau tantangan terbesar sering datang dari dalam, bukan dari luar.
2. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.”
Maknanya sederhana tetapi mendalam. Pasalnya, tanpa menghargai masa lalu, maka kita akan kehilangan arah masa depan.
3. “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”
Makna ini bukan hanya tentang jumlah, tetapi tentang kekuatan semangat, idealisme, dan keberanian anak muda.
Baca Juga: Ironi Draf Tulisan Soekarno Saat Kemerdekaan, Sempat Diremas dan Dibuang
4. “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah.” (Jas Merah)
Pesan ini mengingatkan agar kita tidak menjadi bangsa yang lupa tentang jati diri.
5. “Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Bermimpilah setinggi langit.”
Maknanya yaitu jika kita jatuh pun, maka kita masih berada di antara bintang-bintang.
6. “Kemerdekaan hanyalah jembatan emas. Di seberangnya kita harus membangun masyarakat yang adil dan makmur.”
Maknanya yaitu kemerdekaan bukanlah akhir, tetapi itu justru awal dari perjuangan yang sesungguhnya.
7. “Aku tidak mengatakan aku menciptakan Pancasila. Apa yang kukerjakan hanyalah menggali tradisi kita jauh ke bawah bumi.”
Maknanya yaitu kerendahan hati seorang pemimpin besar bahwa nilai luhur bangsa sudah ada sejak lama.
Kutipan-kutipan tersebut bukan hanya sekadar kata-kata lama, tetapi pengingat bahwa kemerdekaan bukan garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus diemban.
Baca Juga: Patung Pancoran Berdiri Gagah di Jakarta, di Baliknya Ada Air Mata Soekarno

