Inilah Alasan Mengapa Inggris Pilih Jalan Berbeda, Jalur Kiri dalam Berkendara

Sekitarbandung.com – Inggris masih mempertahankan sistem berkendara di jalur kiri yang telah digunakan selama ratusan tahun. Salah satu contohnya terlihat pada posisi setir mobil yang

Dicky Wicaksono

Inilah Alasan Mengapa Inggris Pilih Jalan Berbeda, Jalur Kiri dalam Berkendara
Inilah Alasan Mengapa Inggris Pilih Jalan Berbeda, Jalur Kiri dalam Berkendara

Sekitarbandung.com – Inggris masih mempertahankan sistem berkendara di jalur kiri yang telah digunakan selama ratusan tahun. Salah satu contohnya terlihat pada posisi setir mobil yang berada di sisi kanan kendaraan.

Hal ini tentu berbeda dengan negara-negara Eropa seperti Prancis, Jerman, Italia, Belanda, hingga Spanyol yang menggunakan jalur kanan untuk berkendara.

Dulu Kebalik

Padahal, pada masa lalu kondisinya justru berbeda. Jauh sebelum mobil ditemukan, banyak orang di Eropa bepergian menggunakan kuda dan berjalan di sisi kiri jalan.

Karena mayoritas orang bertangan kanan, posisi tersebut dianggap lebih aman untuk membawa senjata sekaligus menghadapi orang yang datang dari arah berlawanan.

Perubahan pada Abad ke-18

Perubahan mulai terjadi pada abad ke-18. Sebelum Revolusi Prancis, penggunaan sisi kiri jalan lebih identik dengan kalangan bangsawan, sedangkan rakyat biasa sering menggunakan sisi yang berbeda.

Ketika Revolusi Prancis meletus dan Napoleon semakin berkuasa di Eropa, penggunaan sisi kanan jalan mulai menjadi lebih umum dan menyebar ke berbagai wilayah yang berada di bawah pengaruhnya.

Baca Juga: Inilah Alasan Mengapa Kita Saat Kecil Sering Melakukan Hal-hal Konyol

Alasan Inggris Kuat dengan Pendiriannya

Sementara itu, Inggris memiliki alasan kuat untuk tetap mempertahankan sistem berkendara di sisi kiri. Selain tidak pernah dikuasai Napoleon, negara tersebut juga telah lebih dulu memiliki aturan lalu lintas yang jelas.

Sejak tahun 1773, penggunaan sisi kiri jalan mulai diatur secara resmi melalui General Highways Act dan kemudian diperkuat oleh Highway Act 1835.

Alih-alih mengikuti perubahan yang terjadi di daratan Eropa, Inggris justru membawa sistem berkendara di jalur kiri ke berbagai wilayah koloninya.

Mulai dari India, Australia, hingga Selandia Baru. Pengaruh Inggris tersebut masih dapat terlihat hingga sekarang.

Buktinya, sekitar 35 persen negara di dunia masih menggunakan sistem berkendara di jalur kiri.

Pada akhirnya, Inggris tidak pernah mengubah arah berkendaranya. Justru banyak negara lain yang beralih menggunakan jalur kanan.

Baca Juga: Inilah Alasan Mengapa Teh Manis Dianggap Sebagai Sang Obat dari Segala Penyakit

Related Post

Tinggalkan komentar