Rumah Sakit Daerah Sidawangi Berubah Nama, Layanan Lebih Lengkap dan Terpercaya

Sekitarbandung.com – Rumah Sakit Paru Provinsi Jawa Barat yang berlokasi di Jl. Pangeran Kejaksan Cirebon resmi berganti nama menjadi Rumah Sakit Daerah Sidawangi. Perubahan ini

Dicky Wicaksono

Rumah Sakit Daerah Sidawangi Berubah Nama, Layanan Lebih Lengkap dan Terpercaya
Rumah Sakit Daerah Sidawangi Berubah Nama, Layanan Lebih Lengkap dan Terpercaya

Sekitarbandung.com – Rumah Sakit Paru Provinsi Jawa Barat yang berlokasi di Jl. Pangeran Kejaksan Cirebon resmi berganti nama menjadi Rumah Sakit Daerah Sidawangi.

Perubahan ini bukan hanya sekadar pergantian nama, tetapi bertransformasi dalam memperluas layanan kesehatan. Jadi lebih lengkap, lebih dekat, berkualitas, dan siap melayani berbagai kebutuhan kesehatan.

Alasan Perubahan Nama

Pelayanan Lebih Luas

RSD Sidawangi tidak hanya berfokus pada layanan paru, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan kesehatan yang lebih lengkap dan terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Penyesuaian Regulasi Nasional

Penyesuaian terhadap kebijakan dan regulasi terbaru Kemenkes guna meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola rumah sakit yang lebih baik.

3. Acuan Hukum

  • Peraturan Pemerintah

Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksana UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

  • Surat Edaran Kemenkes 

Nomor YR.02.01/D/5352/2025 tentang Perubahan Rumah Sakit Khusus Menjadi Rumah Sakit Dengan Layanan Unggulan.

  • Peraturan Menteri Kesehatan

Permenkes No. 6 Tahun 2026 tentang Rumah Sakit, Pasal 12. Rumah Sakit ditetapkan klasifikasinya berdasarkan kemampuan pelayanan.

Baca Juga: Dokter Citan, Dokter Spesialis Ikan Hias dan Hewan Akuatik

Perjalanan Rumah Sakit Sidawangi

1939 – Sanatorium Sidawangi

Berdiri 21 November 1939 pada pemerintahan Hindia Belanda untuk mengarantina pasien TBC sampai sembuh.

1949 – RS Umum Palang Merah

1953 – Sanatorium Sidawangi

Kembali jadi Sanatorium Sidawangi yang dipimpin dr. Liem Ghiek Djiang dengan penambahan 80 tempat tidur, di mana dibuat juga Consul Biro di Cirebon (kini Klinik Utama BKPM).

1978 – RSTP Sidawangi

UPT di bawah Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Departemen Kesehatan RI berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 137 Tahun 1978.

2002 – Rumah Sakit Paru Sidawangi

Resmi jadi milik Pemprov Jabar berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 909/Menkes/SK/VIII/2001 dan Perda Provinsi Jawa Barat No. 06 Tahun 2002.

2008 – Rumah Sakit Paru Provinsi Jawa Barat

Berdasarkan Perda Provinsi Jawa Barat No. 23 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Daerah Provinsi Jawa Barat.

2022 – UOBK RS Paru

Berdasarkan Perda Provinsi Jawa Barat No. 30 Tahun 2022.

2026 – Rumah Sakit Daerah Sidawangi

Berdasarkan:

  1. PP 72 Tahun 2019.
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024.
  3. Surat Edaran Kemenkes No. YR.02.01/D/5352/2025.
  4. Keputusan Gubernur 445/Kep.41-Dinkes/2026 tentang Perubahan Nama Rumah Sakit Paru Menjadi Rumah Sakit Daerah Sidawangi.

Pelayanan Lebih Lengkap dan Terpercaya

Sejumlah pelayanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, yang di antaranya yaitu sebagai berikut:

  • Klinik Paru dan Pernafasan.
  • Klinik Penyakit Dalam.
  • Klinik Kandungan dan Kebidanan.
  • Klinik Kesehatan Anak.
  • Klinik Bedah.
  • Klinik Bedah Ortopedhi.
  • Klinik Bedah Anak.
  • Klinik Rehabilitasi Medik.
  • Klinik Gizi Klinik.
  • Klinik Kesehatan Jiwa.
  • Klinik Neurologi.
  • Klinik Jantung dan Pembuluh Darah.
  • Forensik Medikolegal.
  • Klinik Kesehatan Gigi.
  • Pemeriksaan Penunjang Lainnya.
  • Layanan Kamar Operasi (Bedah).
  • Layanan Kebidanan (Ruang Bersalin).
  • Perawatan Intensive.
  • Perawatan Perinatologi.

Dengan identitas baru dan cakupan layanan yang semakin luas, Rumah Sakit Daerah Sidawangi diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Baca Juga: Inilah Alasan Mengapa Teh Manis Dianggap Sebagai Sang Obat dari Segala Penyakit

Related Post

Tinggalkan komentar