Sekitarbandung.com – Khabib Nurmagomedov merupakan seorang pria yang lahir di kawasan Dagestan, Rusia, pada 20 September 1988.
Sejak kecil, ia dilatih langsung oleh ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov. Disiplin yang keras membentuk fondasi kariernya sebagai petarung.
Dididik Sejak Kecil
Abdulmanap bukan hanya sekadar ayah, tetapi juga pelatih yang mengajarkan bahwa kemenangan hanya datang melalui disiplin, kerja keras, dan rasa hormat.
Bahkan ketika sudah menjadi atlet profesional, Khabib tetap mematuhi setiap arahan yang dikeluarkan oleh ayahnya.
Menaklukkan UFC
Pada 2012, Khabib bergabung dengan UFC. Delapan tahun kemudian, ia menjadi Juara Dunia Kelas Ringan.
Selain itu, ia juga berhasil mempertahankan sabuk juaranya dengan mengalahkan nama-nama besar seperti Conor McGregor, Dustin Poirier, dan Justin Gaethje.
Baca Juga: Bryan Johnson, Pria yang Bunuh Konsep Kematian Hanya untuk Awet Muda
Pensiun di Puncak Karier
Khabib mengakhiri karier profesionalnya dengan rekor 29 pertandingan, 29 kemenangan, dan tanpa kekalahan. Rekor tersebut menjadi salah satu yang paling sempurna dalam sejarah UFC.
Pada 2020, beberapa bulan setelah ayahnya wafat akibat komplikasi COVID-19, Khabib memutuskan untuk pensiun.
Ia mengaku telah berjanji kepada ibunya bahwa ia tidak akan bertarung lagi tanpa didampingi sang ayah di sudut oktagon.
Pria Terkuat tetapi Tetap Anak Seorang Ayah
Di dalam oktagon, Khabib dikenal sebagai salah satu petarung paling dominan dalam sejarah MMA.
Namun di luar arena, ia selalu menunjukkan bahwa sehebat apa pun seseorang, akan selalu ada sosok yang paling ia hormati.
Baca Juga: Jason Padgett, Pria yang Mendadak Jenius Setelah Dipukuli secara Brutal

