Bazar Murah Utama Bandung Hadir di 30 Kecamatan, Beras dan Minyak Paling Diminati

sekitarbandungcom – Bazar Murah Utama Bandung menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Bandung mendekatkan kebutuhan pangan dengan masyarakat. Program Bazar Murah Utama atau Basmut 2026

nathanael gihon

Bazar Murah Utama Bandung Hadir di 30 Kecamatan, Beras dan Minyak Paling Diminati

sekitarbandungcom – Bazar Murah Utama Bandung menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Bandung mendekatkan kebutuhan pangan dengan masyarakat. Program Bazar Murah Utama atau Basmut 2026 digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung di 30 kecamatan selama 10 hari.

Pelaksanaan berlangsung mulai 31 Agustus hingga 11 September 2026. Kegiatan digelar bergiliran di tiga kecamatan setiap hari sehingga masyarakat di berbagai wilayah memperoleh akses terhadap sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Bazar Murah Utama Bandung Digelar di 30 Kecamatan

Bazar Murah Utama Bandung diarahkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga keterjangkauan harga pangan. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi yang dilakukan pemerintah daerah, dengan harga terjangkau bagi warga.

Dalam pelaksanaannya, berbagai komoditas kebutuhan rumah tangga tersedia bagi masyarakat. Produk yang ditawarkan antara lain beras SPHP, minyak goreng, telur, daging ayam beku, daging sapi, bawang merah, dan bawang putih.

Kepala Disdagin Kota Bandung Ronny Ahmad Nurudin menyampaikan bahwa beras dan minyak goreng menjadi komoditas yang paling banyak diminati masyarakat. Tingginya minat terhadap kedua bahan pokok tersebut menunjukkan kebutuhan dasar masih menjadi perhatian utama warga ketika program bazar berlangsung.

Masyarakat juga dapat berbelanja tanpa memenuhi persyaratan khusus. Berdasarkan keterangan Disdagin, pembeli tidak harus menunjukkan KTP untuk memperoleh kebutuhan yang tersedia di lokasi Bazar Murah Utama Bandung.

Kemudahan tersebut membuat akses terhadap program lebih terbuka. Warga dapat memanfaatkan kegiatan bazar sesuai kebutuhan rumah tangga selama komoditas yang dicari masih tersedia.

Baca juga:Sampah Pasupati di Bawah Flyover Jadi Sorotan, Kondisi Kawasan Tuai Perhatian

Bazar Murah Utama Bandung Tawarkan Kebutuhan Pokok

Selain menyediakan berbagai bahan pangan, pemerintah juga mencantumkan harga sejumlah komoditas selama pelaksanaan Basmut 2026. Beras SPHP dijual Rp58.000 untuk kemasan 5 kilogram, sedangkan MinyaKita berada pada harga Rp15.500 per liter.

Harga tersebut merupakan informasi dalam konteks pelaksanaan Bazar Murah Utama Bandung 2026. Perubahan harga komoditas tetap dapat terjadi sehingga masyarakat perlu memperhatikan informasi pada saat kegiatan berlangsung.

Program tersebut tidak hanya berorientasi pada transaksi, tetapi juga pada upaya memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan sehari-hari. Pemerintah menghadirkan titik bazar secara bergiliran agar layanan dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Kota Bandung.

Pelaksanaan selama 10 hari juga memberikan kesempatan kepada masyarakat dari berbagai kecamatan untuk mengikuti program sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dengan pola tersebut, kegiatan tidak terpusat hanya pada satu lokasi. Pemerataan lokasi juga membantu warga memilih waktu dan tempat belanja yang lebih dekat lagi.

Baca juga:Teras Cihampelas Segera Ditata Ulang, Wajah Baru Ditargetkan Rampung Oktober 2026

Beras dan Minyak Jadi Komoditas Favorit

Minat masyarakat terhadap beras dan minyak goreng menjadi salah satu catatan utama selama pelaksanaan program. Kedua produk tersebut merupakan kebutuhan yang umum digunakan dalam rumah tangga sehingga kehadirannya menjadi perhatian dalam bazar.

Laporan Pikiran Rakyat Koran pada 12 September 2026 menyebut Basmut Bandung mencatat omzet lebih dari Rp2,2 miliar selama 10 hari pelaksanaan. Laporan yang sama kembali mencatat beras, MinyaKita, dan telur sebagai produk yang paling banyak dicari warga.

Data tersebut menunjukkan aktivitas transaksi dalam program berlangsung cukup besar. Namun, angka omzet tersebut merupakan capaian keseluruhan Basmut selama periode pelaksanaan dan bukan nilai khusus dari satu kecamatan atau satu komoditas.

Bazar Murah Utama Bandung pada akhirnya menjadi salah satu sarana pemerintah daerah untuk mendekatkan kebutuhan pokok kepada masyarakat. Kehadiran program di 30 kecamatan memperluas jangkauan kegiatan, sementara pilihan komoditas memberikan alternatif belanja bagi warga.

Program seperti ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi harga dan ketersediaan bahan pokok secara langsung. Pemerintah dapat menjadikan hasil pelaksanaan sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan kegiatan berikutnya.

Dengan berakhirnya pelaksanaan pada 11 September 2026, data minat masyarakat dan capaian transaksi dapat menjadi gambaran mengenai kebutuhan warga terhadap program pangan dengan akses yang mudah. Bazar Murah Utama Bandung menunjukkan bahwa keterjangkauan dan ketersediaan kebutuhan pokok tetap menjadi perhatian penting dalam pelayanan publik di tingkat kota.
Sumber: bandung.go.id

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar