Perbaikan Jalan Parung Panjang Capai 15,1 Kilometer, Anggaran Tembus Rp142 Miliar

sekitarbandungcom – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus melakukan penanganan ruas jalan di kawasan Parung Panjang hingga Bunar, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Bogor. Hingga 2026, sebanyak 15,1

nathanael gihon

Perbaikan Jalan Parung Panjang Capai 15,1 Kilometer, Anggaran Tembus Rp142 Miliar

sekitarbandungcom – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus melakukan penanganan ruas jalan di kawasan Parung Panjang hingga Bunar, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Bogor. Hingga 2026, sebanyak 15,1 kilometer jalan telah diperbaiki dengan total anggaran mencapai Rp142 miliar.

Perbaikan tersebut dilakukan bertahap sejak 2024 sampai 2026. Dari keseluruhan ruas yang ditangani dengan panjang 28,04 kilometer, pemerintah daerah memprioritaskan bagian jalan yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan.

Perbaikan Jalan Parung Panjang menjadi perhatian karena jalur tersebut kerap dilalui kendaraan pengangkut hasil tambang. Pemerintah menyebut kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan akibat kendaraan dengan muatan berlebih atau over dimension over loading (ODOL).

Perbaikan Jalan Parung Panjang Berlangsung Bertahap

Sekretaris Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat, Kosasih, menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan penanganan ruas jalan. Pekerjaan yang berlangsung sejak 2024 tersebut kemudian dilanjutkan hingga 2026.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatat panjang jalan yang sudah diperbaiki mencapai 15,1 kilometer. Sementara itu, keseluruhan ruas dari Parung Panjang hingga Bunar memiliki panjang 28,04 kilometer.

Penanganan jalan menjadi penting karena aktivitas kendaraan angkutan tambang memberikan tekanan terhadap kondisi permukaan jalan. Selain menyebabkan kerusakan, kondisi lalu lintas angkutan dengan muatan berlebih juga disebut berkaitan dengan sejumlah kecelakaan di kawasan tersebut.

Pemerintah kemudian tidak hanya memperbaiki badan jalan, tetapi juga menyiapkan langkah untuk menjaga kondisi ruas yang telah ditangani. Upaya tersebut dilakukan agar hasil pembangunan jalan dapat dipertahankan dan fungsi jalan tetap berjalan dengan baik.

Baca juga: Pendapatan Daerah Kota Bandung Ditargetkan Rp7,46 Triliun, Naik 3,74 Persen

Pemprov Jabar Pasang Portal dan Perkuat Pengawasan

Untuk melindungi jalan yang sudah diperbaiki, Pemprov Jabar memasang portal pembatas setinggi empat meter di tiga titik. Portal tersebut berada di ruas Jalan Jakarta kilometer 55, 64, dan 79.

Pemasangan portal menjadi salah satu langkah pengendalian terhadap kendaraan yang memiliki dimensi atau muatan yang tidak sesuai ketentuan. Pemerintah juga memperkuat pengawasan lalu lintas angkutan tambang di kawasan terkait.

Dinas Perhubungan Jawa Barat melakukan pengawasan selama 24 jam di wilayah Parung Panjang, Rumpin, dan Cigedug. Pengawasan tersebut diarahkan untuk memantau aktivitas angkutan tambang serta mendukung upaya menjaga kondisi jalan yang telah diperbaiki.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menyampaikan bahwa Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 7920/ES.09/PEREK tertanggal 25 September 2025 mengenai penghentian sementara aktivitas tambang di Parung Panjang, Rumpin, dan Cigedug masih berlaku.

Baca juga:Fenomena Astronomi Bulan dan Venus, 14 September 2026 Venus Tampak Menghilang

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengendalikan dampak kegiatan angkutan tambang terhadap infrastruktur jalan dan keselamatan pengguna jalan. Dengan pengawasan yang dilakukan secara terus-menerus, pemerintah berharap aturan yang berlaku dapat dijalankan.

Perbaikan Jalan Parung Panjang senilai Rp142 miliar menunjukkan besarnya anggaran yang telah disiapkan untuk menangani infrastruktur pada koridor tersebut. Namun, pemerintah juga menempatkan pengawasan angkutan sebagai bagian penting agar kerusakan jalan tidak kembali terjadi dalam waktu singkat.

Dari total 28,04 kilometer ruas yang ditangani, 15,1 kilometer telah diperbaiki hingga 2026. Pekerjaan yang dilakukan secara bertahap menunjukkan bahwa penanganan infrastruktur masih berlangsung sesuai kebutuhan dan program yang ditetapkan pemerintah daerah.

Masyarakat pengguna jalan dapat memantau perkembangan penanganan ruas Parung Panjang hingga Bunar melalui informasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Informasi resmi penting digunakan untuk mengetahui perkembangan pekerjaan, kebijakan pengawasan, serta ketentuan yang berkaitan dengan aktivitas angkutan tambang.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga terus mendorong koordinasi antarinstansi untuk memastikan penanganan jalan berjalan seiring dengan pengawasan transportasi. Langkah tersebut mencakup pemeliharaan hasil pekerjaan dan pengendalian kendaraan yang berpotensi mempercepat kerusakan jalan.

Dengan perbaikan yang telah mencapai 15,1 kilometer, pemerintah masih memiliki bagian ruas lainnya dalam keseluruhan jalur 28,04 kilometer. Karena itu, keberlanjutan pemeliharaan dan pengawasan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas infrastruktur tersebut.

Penanganan tersebut diharapkan dapat menjaga akses masyarakat, mendukung mobilitas kendaraan, serta mengurangi tekanan terhadap ruas jalan akibat aktivitas angkutan yang melintas setiap hari di kawasan Parung Panjang dan sekitarnya tersebut.

Related Post

Tinggalkan komentar