sekitarbandungcom – Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menyampaikan arah persiapan partainya menuju Pemilu 2029.
Dalam rangkaian konsolidasi di Sulawesi Tengah pada September 2026, ia menekankan perlunya penguatan struktur, konsolidasi organisasi, serta perekrutan kader dilakukan sejak jauh hari.
Ahmad Ali Soroti Persiapan PSI Menuju Pemilu 2029
Ahmad Ali menyebut pengalaman PSI pada dua pemilu sebelumnya perlu menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi Pemilu 2029.
Dalam pemberitaan mengenai Rakorda DPD PSI Kota Palu, ia menilai partai perlu menyusun strategi yang lebih matang dan tidak menunggu momentum pemilu semakin dekat.
Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Ali saat menghadiri Rakorda DPD PSI Kota Palu di Palu, Sulawesi Tengah, pada 16 September 2026.
Menurutnya, persiapan partai perlu dimulai dari sekarang agar struktur organisasi dapat bekerja lebih efektif ketika tahapan elektoral berlangsung.
Dorongan tersebut juga berkaitan dengan kesiapan PSI menghadapi proses kepesertaan pemilu.
KPU menjelaskan bahwa partai politik tidak otomatis menjadi peserta pemilu hanya karena telah berstatus badan hukum.
Terdapat proses pendaftaran dan verifikasi yang harus dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Konsolidasi Internal Menjadi Perhatian PSI
Konsolidasi menjadi salah satu pekerjaan yang ditekankan Ahmad Ali.
Ia meminta jajaran partai tidak sekadar menjalankan kegiatan organisasi secara administratif, tetapi membangun koordinasi yang dapat diterjemahkan menjadi kerja nyata di masyarakat.
Dalam Rakorda PSI Kota Palu, Ahmad Ali mendorong pengurus dan kader mempererat jaringan serta menyiapkan organisasi menghadapi agenda politik mendatang.
Konsolidasi dipandang sebagai proses berkelanjutan, bukan kegiatan yang hanya dilakukan ketika pemilu sudah dekat.
Langkah tersebut juga menunjukkan pentingnya hubungan antara pengurus pusat dan struktur daerah.
Bagi partai politik, koordinasi diperlukan agar kebijakan organisasi dapat diterjemahkan secara konsisten di tingkat daerah, sekaligus memberi ruang bagi pengurus lokal untuk menjalankan kegiatan sesuai kondisi masyarakat setempat.
baca juga : SIM Keliling Bandung 28 September 2026, Cek 2 Lokasi dan Jadwal Lengkap
Penguatan Struktur PSI di Daerah
Ahmad Ali juga menyoroti struktur partai di daerah.
Dalam Rakorda PSI Kabupaten Donggala pada 15 September 2026, ia meminta struktur yang telah terbentuk diperluas dan dipersiapkan menjadi mesin organisasi yang bekerja hingga tingkat bawah.
Menurut laporan JurnalNews dan media lokal Sulawesi Tengah, Ahmad Ali mengingatkan agar struktur partai tidak hanya ada secara administratif.
Struktur tersebut diharapkan mampu menjalankan kerja organisasi dan membangun hubungan dengan masyarakat.
Bagi PSI, penguatan struktur daerah menjadi bagian dari persiapan menuju Pemilu 2029.
Semakin siap organisasi di tingkat bawah, semakin jelas pembagian kerja antara pengurus, kader, dan jaringan partai.
Namun, kesiapan tersebut tetap perlu mengikuti aturan kepesertaan dan tahapan pemilu yang ditetapkan penyelenggara.
Kaderisasi dan Perekrutan Anggota Baru
Selain konsolidasi, Ahmad Ali menekankan perekrutan kader sebagai bagian dari strategi PSI.
Ia membuka ruang bagi tokoh dan kader potensial dari berbagai latar belakang untuk bergabung.
Menurutnya, partai tidak dapat mengandalkan orang-orang yang sudah berada dalam struktur saat ini saja.
Perekrutan tersebut diarahkan untuk memperluas basis organisasi sekaligus menambah sumber daya manusia partai.
Kehadiran kader baru dapat menjadi bagian dari proses regenerasi, selama dilakukan melalui mekanisme organisasi yang berlaku.
Ahmad Ali juga mengaitkan perekrutan dengan kebutuhan membangun jaringan hingga tingkat masyarakat.
Karena itu, kaderisasi tidak hanya menyangkut jumlah anggota, tetapi juga kesiapan kader menjalankan aktivitas organisasi dan berinteraksi dengan publik.
Ahmad Ali dan Target PSI Menatap Pemilu 2029
Ahmad Ali menyampaikan optimisme terhadap peluang PSI meningkatkan kekuatan politik pada Pemilu 2029.
Namun, pernyataan tersebut merupakan pandangan dan target politik dari internal PSI, bukan hasil yang telah ditentukan.
Strategi yang disampaikan berpusat pada tiga pekerjaan utama, yaitu memperkuat struktur, memperluas konsolidasi, dan merekrut kader sejak dini.
Dalam konteks persiapan pemilu, ketiganya menjadi bagian dari pekerjaan organisasi yang harus dilakukan sebelum memasuki tahapan elektoral.
KPU juga menekankan pentingnya pemenuhan persyaratan partai politik untuk menjadi peserta pemilu.
Artinya, agenda politik PSI menuju 2029 tidak hanya berkaitan dengan penguatan dukungan, tetapi juga kesiapan organisasi memenuhi ketentuan sebagai peserta pemilu.
Fokus pada kerja organisasi juga membuat persiapan tidak berhenti pada pencitraan politik.
Kader didorong memahami kebutuhan warga, membangun komunikasi, dan menjaga kesinambungan kegiatan partai.
Dengan pendekatan tersebut, konsolidasi dapat menjadi dasar untuk mengukur kesiapan PSI menghadapi persaingan politik secara lebih terstruktur pada 2029.
Dengan demikian, konsolidasi yang didorong Ahmad Ali menjadi agenda jangka panjang.
PSI perlu mengembangkan struktur daerah, memperkuat koordinasi, membuka ruang bagi kader baru, serta memastikan organisasi berjalan secara nyata di tengah masyarakat.
Perkembangan strategi tersebut masih akan bergantung pada keputusan internal partai, dinamika politik, dan tahapan resmi Pemilu 2029.
baca juga : Teras Cihampelas Bandung, KDM Ungkap Progres Pembongkaran dan Target Penyelesaiannya

