De’Anthony Melton, Perjalanan Guard Berbakat dalam Persaingan NBA

sekitarbandungcom – De’Anthony Melton membangun reputasinya di NBA melalui kombinasi pertahanan agresif, energi, dan kemampuan membantu serangan. Perjalanannya dari basket perguruan tinggi hingga menjadi bagian

rizal habibi

De'Anthony Melton, Perjalanan Guard Berbakat dalam Persaingan NBA
sekitarbandungcom - De'Anthony Melton membangun reputasinya di NBA melalui kombinasi pertahanan agresif, energi, dan kemampuan membantu serangan.

sekitarbandungcom – De’Anthony Melton membangun reputasinya di NBA melalui kombinasi pertahanan agresif, energi, dan kemampuan membantu serangan.

Perjalanannya dari basket perguruan tinggi hingga menjadi bagian Golden State Warriors memperlihatkan bagaimana guard tidak harus selalu menjadi pencetak angka utama untuk memberi pengaruh bagi tim.

Profil dan Latar Belakang De’Anthony Melton

De’Anthony Melton lahir pada 28 Mei 1998 di North Hollywood, California, Amerika Serikat.

Ia memiliki tinggi sekitar 188 sentimeter dan dapat bermain sebagai point guard maupun shooting guard.

Sebelum memasuki NBA, Melton menempuh pendidikan di Crespi Carmelite High School, kemudian melanjutkan karier basketnya di University of Southern California (USC).

Perjalanan Karier di Level Perguruan Tinggi

Melton bermain satu musim untuk USC pada 2016–2017.

Ia mulai dikenal karena kontribusinya dalam berbagai aspek permainan, terutama pertahanan, perebutan bola, dan kemampuan membaca pergerakan lawan.

Pada NBA Draft 2018, Houston Rockets memilihnya pada urutan ke-46 secara keseluruhan.

Haknya kemudian diperdagangkan, sehingga perjalanan NBA-nya dimulai bersama Phoenix Suns.

baca juga : 63 Persen Warga Bandung Aktif Berolahraga, Ini Tren Olahraga yang Diminati

Awal Karier Profesional di NBA

Melton menjalani debut NBA pada Oktober 2018 bersama Phoenix Suns.

Sebagai pemain muda, ia harus menyesuaikan diri dengan tempo pertandingan yang lebih cepat, kekuatan fisik lawan, dan tuntutan taktik pada level tertinggi.

Ia memberi energi dari bangku cadangan dan menekan pemain yang membawa bola. Pengalaman awal tersebut menjadi fondasi untuk membangun peran yang stabil.

Pengalaman Membela Berbagai Tim NBA

Pada 2019, Melton bergabung dengan Memphis Grizzlies dan memperoleh ruang untuk mengembangkan permainannya.

Selama membela Memphis, ia meningkatkan kontribusi sebagai guard dua arah yang mampu membantu pertahanan sekaligus memberi ancaman dari perimeter.

Pada musim 2021–2022, ia mencatat rata-rata 10,8 poin per pertandingan, bersama 4,5 rebound, 2,7 assist, dan 1,4 steal.

Pada 2022, Memphis menukarnya ke Philadelphia 76ers. Di Philadelphia, ia menjadi guard pendukung yang menjaga lawan dan membuka ruang. Ia kemudian bergabung dengan Golden State Warriors pada 2024.

Namun, musim pertamanya di Golden State terganggu cedera lutut yang membatasi penampilannya.

Setelah menjalani pemulihan, ia kembali menandatangani kontrak dengan Warriors pada 2025 dan terus membangun perannya di tim.

Gaya Bermain dan Keunggulan De’Anthony Melton

Salah satu kekuatan Melton adalah kemampuannya mengganggu alur serangan lawan.

Ia aktif membaca jalur operan, memberi tekanan kepada pemain yang menguasai bola, dan memanfaatkan kesempatan mencuri bola.

Panjang jangkauan serta gerak kaki yang cepat membantu dirinya menjaga beberapa tipe guard.

Di sisi menyerang, Melton dapat mengatur bola, mengalirkan operan, melakukan penetrasi, dan melepaskan tembakan tiga angka.

Kemampuan tersebut membuatnya fleksibel dalam berbagai susunan pemain.

Ia bisa bermain bersama pengatur serangan utama atau membantu memimpin unit cadangan.

Efektivitas tembakan bisa berubah, sehingga kontribusinya perlu dinilai dari statistik, tugas bertahan, dan kecocokan taktik.

Tantangan Karier dan Perjuangan Menghadapi Cedera

Cedera menjadi tantangan dalam perjalanan Melton bersama Golden State. Pada Desember 2024, ia menjalani operasi untuk memperbaiki cedera sebagian pada ligamen anterior cruciate (ACL) lutut kiri, yang mengakhiri musimnya lebih awal.

Musim yang terpotong juga dapat mengganggu ritme bermain dan proses membangun chemistry dengan rekan setim.

Melton kembali tampil pada musim 2025–2026 dan mencatat rata-rata 12,3 poin dalam 49 pertandingan menurut data NBA.

Angka itu menjadi catatan terbaiknya dalam rata-rata poin per pertandingan hingga musim tersebut.

Meski statistik menggambarkan kontribusi, konsistensi jangka panjang dan kemampuan menjaga kebugaran menjadi faktor penting bagi kelanjutan kariernya.

Bagi pemain dengan profil seperti Melton, keberhasilan juga bergantung pada komunikasi saat bertahan, disiplin menjaga posisi, dan kesiapan menjalankan instruksi pelatih.

Peran yang tidak selalu terlihat dalam cuplikan sorotan dapat membantu menjaga struktur tim dalam pertandingan.

Peran De’Anthony Melton dalam Persaingan NBA

Dalam NBA modern, guard bertahan yang juga mampu menembak memiliki nilai strategis karena dapat menutup ruang lawan tanpa mengurangi pilihan serangan tim.

Melton menawarkan kombinasi tekanan defensif, kemampuan mencuri bola, dan opsi tembakan dari luar.

Perannya dapat membantu pemain utama menghemat energi untuk menyerang, sekaligus memberi pelatih lebih banyak pilihan saat mengatur rotasi.

Pada 2026, Melton menyepakati kontrak dua tahun untuk kembali bersama Golden State Warriors. Persaingan tetap ketat, sehingga menit bermain tidak otomatis terjamin.

Performa, kesehatan, dan kecocokan strategi akan menentukan besarnya peran yang ia pegang.

baca juga : Padel Bandung Makin Populer, Jadi Ruang Menarik untuk Bangun Komunitas

 

Related Post

Tinggalkan komentar