Penataan Kabel Udara Bandung Dihentikan 14 Hari, Operator Didesak Pulihkan Internet

sekitarbandungcom – Penataan Kabel Udara Bandung memasuki masa jeda selama 14 hari, mulai 12 hingga 26 Oktober 2026. Pemerintah Kota Bandung memberikan waktu tersebut kepada

nathanael gihon

[addtoany]

sekitarbandungcom – Penataan Kabel Udara Bandung memasuki masa jeda selama 14 hari, mulai 12 hingga 26 Oktober 2026.

Pemerintah Kota Bandung memberikan waktu tersebut kepada operator telekomunikasi untuk memulihkan layanan internet yang terganggu selama pekerjaan penataan berlangsung.

Setelah masa jeda selesai, pekerjaan dijadwalkan kembali berjalan pada 27 Oktober 2026.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menata kabel udara di sejumlah ruas jalan sekaligus memperhatikan kebutuhan warga terhadap konektivitas digital.

Pemulihan jaringan menjadi perhatian karena layanan internet digunakan masyarakat untuk bekerja, belajar, menjalankan usaha, dan mengakses layanan publik.

Penataan Kabel Udara Bandung Berjeda Selama 14 Hari

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung menjelaskan bahwa jeda pekerjaan berlangsung pada 12–26 Oktober 2026.

Dalam periode tersebut, operator diminta mempercepat pemulihan layanan agar masyarakat dapat kembali menggunakan koneksi internet secara lebih baik.

Penataan kabel udara merupakan program penertiban jaringan utilitas yang melintas di ruang publik. Pelaksanaannya membutuhkan koordinasi antara pemerintah dan operator, terutama ketika pekerjaan berpotensi memengaruhi layanan telekomunikasi.

Karena itu, masa jeda dimanfaatkan untuk menangani gangguan sebelum pekerjaan penataan dilanjutkan.

Pemerintah menjadwalkan pekerjaan kembali dimulai pada 27 Oktober 2026. Jeda ini tidak berarti program dibatalkan secara permanen.

Penataan tetap menjadi agenda pemerintah kota, sementara operator memperoleh waktu untuk menindaklanjuti keluhan dan memulihkan jaringan di wilayah terdampak.

Baca juga: Bahia Menang 1-0 atas Mirassol, Luciano Juba Jadi Penentu

Operator Diminta Pulihkan Internet di Wilayah Terdampak

Sejumlah kawasan dilaporkan masih mengalami gangguan internet, antara lain Antapani Lama, Babakan Surabaya, Antapani Kidul, Arcamanik, Sukamiskin, Kebonwaru, dan Cisaranten. Informasi tersebut menjadi perhatian dalam evaluasi layanan selama masa jeda.

Di sisi lain, Astanaanyar dan Jalan Sudirman dilaporkan telah mengalami pemulihan. Perbedaan kondisi antarlokasi menunjukkan pentingnya penanganan berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah.

Operator perlu memeriksa gangguan, mengoordinasikan perbaikan, dan menyampaikan perkembangan layanan kepada pelanggan.

Warga yang masih mengalami gangguan dapat melaporkan kendala melalui kanal layanan resmi penyedia internet masing-masing. Informasi lokasi, waktu gangguan, dan nomor laporan dapat membantu proses penelusuran masalah.

Pengguna juga sebaiknya mengikuti pengumuman operator agar memperoleh informasi yang sesuai dengan kondisi jaringan setempat.

Pemulihan internet menjadi penting karena konektivitas kini menunjang banyak aktivitas sehari-hari. Gangguan yang berlangsung lama dapat memengaruhi komunikasi, kegiatan belajar, pekerjaan jarak jauh, transaksi usaha, serta akses terhadap layanan berbasis digital.

Karena itu, masa jeda diharapkan dimanfaatkan secara efektif oleh pihak terkait.

Baca juga: Andrea Bocelli Didesak Diboikot, MUI Minta Konser di Indonesia Dibatalkan

Target Penataan Mencakup 85 Ruas Jalan

Program penataan kabel udara di Bandung dimulai pada 2 Juni 2026 dan ditargetkan menjangkau 85 ruas jalan utama. Data yang disampaikan Diskominfo menyebutkan bahwa 65 ruas jalan telah ditangani.

Capaian tersebut menunjukkan program berlangsung bertahap dan masih memerlukan penyelesaian pada ruas lainnya.

Penataan kabel di ruang publik bertujuan membuat jaringan utilitas lebih tertib. Namun, pekerjaan juga harus mempertimbangkan kesinambungan layanan telekomunikasi yang digunakan warga dan pelaku usaha.

Koordinasi jadwal, komunikasi kepada pelanggan, serta penanganan gangguan menjadi unsur penting agar proses penataan dan pemulihan berjalan beriringan.

Masyarakat dapat memantau perkembangan melalui kanal resmi Pemerintah Kota Bandung dan penyedia layanan internet masing-masing.

Informasi terbaru diperlukan untuk mengetahui jadwal pekerjaan, wilayah yang ditangani, serta perkembangan pemulihan koneksi. Apabila jadwal atau cakupan pekerjaan berubah, pengumuman resmi menjadi rujukan utama.

Kejelasan informasi juga penting selama masa jeda. Operator diharapkan memberi pembaruan yang mudah dipahami mengenai laporan gangguan, langkah perbaikan, dan perkiraan pemulihan apabila tersedia.

Pemerintah dapat membantu menyampaikan informasi lintas wilayah agar warga tidak bergantung pada kabar yang belum terverifikasi.

Langkah ini mendukung transparansi sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penataan infrastruktur kota serta memastikan kebutuhan warga tetap diperhatikan secara konsisten.

Masa jeda hingga 26 Oktober memberi ruang bagi operator untuk memperbaiki layanan sebelum penataan kabel dilanjutkan.

Pemerintah kota dan operator diharapkan terus berkoordinasi agar pekerjaan infrastruktur dapat berjalan tanpa mengabaikan kebutuhan konektivitas warga.

Pada 27 Oktober, penataan dijadwalkan kembali berlangsung, sementara pemulihan internet tetap menjadi perhatian bagi kawasan yang terdampak.

Sumber: koran.pikiran-rakyat.com

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar