Aktivitas Sesar Lembang Meningkat, Pemkab Bandung Barat Ingatkan Warga Tetap Waspada

sekitarbandung.com – Aktivitas Sesar Lembang yang membentang di wilayah utara Kabupaten Bandung Barat kembali menunjukkan peningkatan. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berpotensi

Aracely Azwa

Aktivitas Sesar Lembang Meningkat, Pemkab Bandung Barat Ingatkan Warga Tetap Waspada

sekitarbandung.com – Aktivitas Sesar Lembang yang membentang di wilayah utara Kabupaten Bandung Barat kembali menunjukkan peningkatan. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berpotensi memicu bencana alam, terutama gempa bumi.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, meminta masyarakat yang tinggal di kawasan rawan pergerakan tanah agar selalu meningkatkan kewaspadaan.

“Akhir-akhir ini tercatat adanya aktivitas pergerakan tanah cukup signifikan di sekitar Sesar Lembang. Kami mengimbau warga untuk tetap hati-hati, waspada, dan saling menguatkan dalam menghadapi potensi bencana,” kata Jeje, Kamis (21/8/2025).

Baca Juga: Penghapusan PBB Bandung Barat 2025, Jeje Ritchie Ismail Beri Kado Spesial untuk Warga

Rumah Warga Rusak Akibat Guncangan Gempa

Peringatan ini semakin relevan setelah gempa bumi bermagnitudo 4,3 mengguncang wilayah Karawang pada Rabu (20/8/2025) malam. Getarannya terasa hingga Kabupaten Bandung Barat dan menyebabkan satu rumah warga di Kampung Cibogo, Desa Margalaksana, Kecamatan Cipeundeuy mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana BPBD KBB, Meidi, membenarkan adanya kerusakan tersebut.

“Rumah milik Muhamad Sulaeman rusak di bagian dinding akibat getaran. Satu KK dengan lima jiwa terdampak, tetapi syukurlah tidak ada korban jiwa. Saat ini kebutuhan mendesak berupa material bangunan, sembako, dan terpal,” jelasnya.

Kewaspadaan Jadi Kunci

Jeje menekankan bahwa masyarakat tidak bisa mengabaikan potensi bencana alam di kawasan Sesar Lembang yang memang dikenal aktif. Namun, kesiapsiagaan bersama dapat meminimalkan dampak jika terjadi peristiwa besar.

“Mari kita berdoa agar Bandung Barat tetap aman dan nyaman, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi faktor alam yang tidak bisa kita kendalikan,” ujarnya.

Sementara itu, BPBD KBB terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi risiko bencana. Warga juga diminta memperhatikan tanda-tanda pergerakan tanah, seperti retakan di permukaan, dinding rumah yang tiba-tiba rusak, atau perubahan aliran air tanah.

Fakta Tentang Sesar Lembang

Berdasarkan catatan BMKG, Sesar Lembang membentang sekitar 29 kilometer dari Padalarang hingga Lembang. Patahan ini memiliki potensi gempa dengan magnitudo maksimum mencapai 6,8 skala Richter (sumber BMKG).

Imbauan Pemkab Bandung Barat

BPBD KBB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah panik, dan segera mencari tempat aman bila terjadi guncangan. Langkah-langkah kesiapsiagaan sederhana seperti menyiapkan tas siaga, menyusun jalur evakuasi keluarga, serta memastikan rumah kokoh sangat dianjurkan.

“Kami imbau masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi bencana. Tetap tenang, tapi jangan lengah,” tambah Meidi.

Dengan kewaspadaan tinggi dan kesiapan bersama, risiko dampak bencana akibat aktivitas Sesar Lembang diharapkan dapat diminimalisasi.

Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar