sekitarbandung.com – Aplikasi BelFis POLBAN menjadi terobosan baru dalam dunia pendidikan digital di Indonesia. Dikembangkan oleh tim dosen dari Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), aplikasi ini hadir untuk membantu guru dan siswa belajar fisika secara lebih interaktif, dinamis, dan menyenangkan.
BelFis, singkatan dari Belajar Fisika, merupakan hasil karya tim dosen Fisika Terapan POLBAN: Yunita Citra Dewi, M.Si, Nani Yuningsih, M.Si, Defrianto Pratama, S.Pd., M.Si, dan Kunlestiowati Hadiningrum, M.Si. Inovasi ini dikembangkan dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dan bekerja sama dengan MGMP Fisika Kota Cimahi.
Keunggulan Aplikasi BelFis POLBAN dalam Pembelajaran Fisika
Aplikasi BelFis POLBAN memiliki sistem angka acak (random number system) yang menjadikan setiap latihan soal berbeda setiap kali diakses. Dengan begitu, siswa tidak hanya menghafal jawaban, tetapi memahami konsep dasar di balik setiap rumus fisika.
Saat ini, BelFis telah memuat 50 jenis soal yang terbagi ke dalam lima bab utama, yaitu:
-
Gerak Lurus
-
Gerak Parabola
-
Hukum Newton
-
Listrik Statis dan Dinamis
-
Fisika Inti
Setiap bab memiliki dua level kesulitan dan lima variasi soal berbeda, membuat pembelajaran terasa seperti permainan logika yang menantang.
Baca Juga: Santriwati di Bandung Barat Tewas Tertimbun Longsor Saat Hujan Deras, BPBD Imbau Warga Waspada
Kolaborasi POLBAN dan Guru Cimahi Wujudkan Inovasi Digital
Sebagai bentuk penerapan, tim dosen POLBAN mengadakan pelatihan penggunaan Aplikasi BelFis POLBAN pada 10 Juli 2025 di Laboratorium Fisika Terapan POLBAN. Pelatihan ini diikuti 10 guru fisika dari enam SMA Negeri di Kota Cimahi.
Menurut Nani Yuningsih, kegiatan ini bukan hanya pengenalan aplikasi, tetapi juga sarana berbagi pengalaman antar pendidik dalam menghadirkan pembelajaran yang modern dan relevan dengan era digital.
“BelFis kami desain agar guru dan siswa bisa belajar di mana saja dan kapan saja, tanpa terikat ruang kelas,” ujarnya.
Dampak Aplikasi BelFis POLBAN terhadap Literasi Digital
Menurut Defrianto Pratama, BelFis adalah sarana efektif untuk meningkatkan literasi digital sains di kalangan pelajar. Dengan latihan berbasis web, siswa dapat belajar berpikir kritis dan logis, dua kemampuan utama dalam memahami ilmu fisika.
Inovasi ini juga mendukung program nasional Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), yang menekankan pembelajaran aktif dan berbasis teknologi.
Rencana Pengembangan BelFis dan Harapan ke Depan
Ke depan, tim pengembang Aplikasi BelFis POLBAN menargetkan untuk menambah bab baru dan fitur analisis nilai yang bisa digunakan guru memantau kemajuan siswa.
“Kami ingin BelFis menjadi platform latihan fisika yang inklusif, mudah digunakan, dan bisa diakses seluruh sekolah di Indonesia,” kata Kunlestiowati Hadiningrum.
Langkah POLBAN ini juga menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan tinggi dapat berkontribusi langsung dalam menciptakan solusi nyata untuk pembelajaran di sekolah menengah.
Bagi siswa dan guru yang ingin memanfaatkan BelFis, panduan lengkap serta cara penggunaannya juga tersedia di halaman Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi sebagai bentuk kolaborasi akademik nasional.
Dengan Aplikasi BelFis POLBAN, belajar fisika tidak lagi terasa kaku. Melalui fitur interaktif dan sistem angka acak, siswa terdorong untuk berpikir logis dan memahami konsep, bukan sekadar menghafal rumus.
BelFis menjadi contoh nyata bagaimana teknologi lokal bisa menjawab tantangan pembelajaran masa kini dan membawa semangat “belajar tanpa batas” di era digital.
Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

