sekitarbandung.com – Namanya Arief Camra, seorang pegiat sosial asal Malang yang dikenal publik karena sikap tegasnya terhadap anak-anak yang meninggalkan orangtuanya di panti jompo. Ia mendirikan Griya Lansia Khusnul Khatimah, rumah aman bagi para lansia yang tak lagi dipedulikan keluarganya.
Namun di balik niat baik itu, Arief memberlakukan aturan yang tidak biasa—sebuah bentuk perlindungan dan tanggung jawab penuh terhadap para lansia yang ia terima.
Baca Juga: Siap Jadi Apoteker? Program Profesi Apoteker Universitas Muhammadiyah Bandung Resmi Dibuka!
Siapa Arief Camra dan Apa yang Ia Lakukan?
Arief Camra merupakan lulusan Magister Psikologi yang sejak 2019 aktif membina komunitas sosial. Melalui Griya Lansia, ia tidak hanya menampung orang lanjut usia, tetapi juga anak yatim, bayi terlantar, hingga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Gedung panti tersebut dibangun atas donasi dari masyarakat, termasuk dukungan dari organisasi sosial resmi seperti:
🔗 Nurul Hayat – Lembaga Amil Zakat Nasional
🔗 Sahabat Yatim Dhuafa – Yayasan Sosial Nasional
Arief Camra dan Aturan Tegasnya bagi Anak Buang Orangtua
Yang membuat panti lansia ini disorot adalah kebijakan tegas dari Arief. Ia tidak sembarangan menerima titipan orangtua dari anak-anaknya. Jika memang keluarga menyerahkan sepenuhnya, maka:
-
Anak tidak boleh menjenguk lagi.
-
Bila lansia meninggal, tidak akan diberi kabar.
-
Anak harus menandatangani surat pernyataan serah terima penuh.
Menurut Arief, keputusan tersebut tidak semata-mata emosional. Ia ingin memastikan bahwa orangtua yang dititipkan mendapatkan perawatan penuh, tanpa campur tangan emosional dari pihak yang sebelumnya tidak ingin bertanggung jawab.
Kegiatan dan Fasilitas di Griya Lansia
Di bawah pengelolaan Arief Camra, Griya Lansia menyediakan berbagai kegiatan harian untuk para lansia:
-
Senam pagi dan olahraga ringan
-
Kegiatan spiritual sesuai agama masing-masing
-
Pemeriksaan kesehatan rutin
-
Taman hijau dan tempat berkumpul sosial
Panti ini juga memiliki bangsal tidur, ruang medis dasar, dan tim perawat yang siaga.
Edukasi Masyarakat Lewat Media Sosial
Arief aktif menggunakan media sosial pribadi untuk membagikan cerita nyata dari para lansia yang ia rawat. Tujuannya bukan untuk sensasi, tetapi sebagai sarana edukasi dan penggalangan donasi. Dengan dokumentasi yang transparan, ia membangun kepercayaan publik.
Kenapa Kisah Arief Camra Penting?
Kisah Arief mengingatkan kita bahwa menjadi tua adalah bagian dari hidup yang butuh penghargaan. Tidak semua orang memiliki keluarga yang mau peduli. Di sinilah peran Arief Camra menjadi nyata—menyediakan rumah, kasih sayang, dan keamanan.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

