Asia Africa Festival 2025 dan Pasar Seni ITB Bakal Padati Bandung, Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Macetnya

sekitarbandung.com – Kota Bandung bersiap menghadapi lonjakan wisatawan pada akhir pekan 18–19 Oktober 2025. Dua acara besar, Asia Africa Festival 2025 Bandung dan Pasar Seni

Aracely Azwa

Asia Africa Festival 2025 Bandung dan Pasar Seni ITB

sekitarbandung.com – Kota Bandung bersiap menghadapi lonjakan wisatawan pada akhir pekan 18–19 Oktober 2025. Dua acara besar, Asia Africa Festival 2025 Bandung dan Pasar Seni ITB 2025, digelar serentak dan diperkirakan menimbulkan kemacetan di beberapa titik utama.

Biasanya, kawasan yang padat meliputi Jalan Asia Afrika, Braga, Ir. H. Juanda (Dago), Sukajadi, serta Setiabudi. Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polrestabes Bandung telah menyiapkan rekayasa lalu lintas agar arus kendaraan tetap terkendali.

“Kami menyiagakan personel di jalur utama dan menyiapkan pengalihan arus kendaraan di sekitar lokasi festival,” ujar Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Wahyu Pristha Utama, dalam keterangan resmi.

Rekayasa Lalu Lintas Selama Asia Africa Festival 2025 Bandung

Selama Asia Africa Festival 2025 Bandung, beberapa jalan akan ditutup sementara, terutama Jalan Asia Afrika, Jalan Braga, Jalan Cikapundung Timur, dan Jalan Dalem Kaum.
Penutupan dilakukan mulai Sabtu pagi pukul 07.00 WIB hingga acara selesai pada malam hari.

Rute karnaval budaya akan dimulai dari Hotel Preanger hingga perempatan Jalan Cikapundung Timur. Pengunjung disarankan menggunakan transportasi umum atau memarkir kendaraan di lokasi resmi yang disediakan pemerintah.

Baca Juga: Pengawasan Dapur Makanan Bergizi Bandung Diperketat, Dinkes Pastikan Keamanan Pangan

Kantong Parkir Resmi yang Disiapkan Dishub Bandung

Berikut lokasi parkir resmi dan aman bagi pengunjung Asia Africa Festival 2025 Bandung:

  • Jalan ABC

  • Jalan Terusan Naripan

  • Jalan Braga (setelah rel kereta api)

  • Jalan Dalem Kaum

  • Area Balaikota Bandung

  • Basement Alun-Alun

  • Area BJB Syariah dan Taman Dewi Sartika

Dishub juga membuka informasi resmi melalui situs dishub.bandung.go.id untuk memantau kondisi lalu lintas dan titik parkir secara real-time.

Pasar Seni ITB 2025: Kembali Setelah 11 Tahun

Selain festival Asia Afrika, Pasar Seni ITB 2025 akan menjadi magnet besar bagi wisatawan. Acara ini digelar di Kampus ITB Jalan Ganesa, Sabtu–Minggu (18–19 Oktober 2025), dengan tema “Setakat Lakat”.
Setelah absen selama 11 tahun, acara ini hadir dengan konsep baru yang inklusif dan ramah pengunjung.

Rangkaian acaranya mencakup pameran seni rupa, workshop kreatif, diskusi desain, hingga penampilan musik eksperimental. Ribuan pengunjung diperkirakan datang, sehingga kawasan Dago dan sekitar ITB berpotensi padat.

Agenda Lain di Bandung Akhir Pekan Ini

Selain dua festival besar, ada beberapa agenda menarik lainnya di Kota Bandung:

  • Bazaar Bayar Pakai Sampah, di halaman parkir Balai Kota Bandung, Sabtu (18/10/2025) pukul 08.00–14.00 WIB.

  • Indonesia Traditional Wedding Festival 2025, di Sudirman Grand Ballroom, menghadirkan lebih dari 80 vendor.

  • Indonesia Game Experience (IGX) Bandung 2025, di Cihampelas Walk hingga 19 Oktober 2025.

  • Braga Free Vehicle, program bebas kendaraan setiap akhir pekan mulai Sabtu pukul 00.00 WIB.

Tips bagi Warga dan Wisatawan

Pemerintah Kota Bandung mengimbau masyarakat agar:

  • Menggunakan transportasi umum seperti Trans Metro Bandung, angkot, atau ojek online.

  • Menghindari parkir di bahu jalan.

  • Memantau update lalu lintas di situs resmi Pemerintah Kota Bandung.

  • Menjaga kebersihan selama acara berlangsung.

Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar