sekitarbandung.com – Sejak awal September 2025, program Bandros Gratis Bandung sukses mencuri perhatian warga. Bus wisata dengan desain klasik ini menjadi rebutan ribuan penumpang setiap hari. Tak heran, antrean panjang terlihat di titik keberangkatan favorit, terutama di Alun-Alun Bandung dan depan Museum Geologi.
Kenapa Bandros Gratis Jadi Incaran?
Program gratis ini digagas oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung untuk memeriahkan agenda Bandung Great Sale dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-215 Kota Bandung.
“Warga bisa naik Bandros tanpa bayar, cukup daftar di lokasi. Ini hadiah ulang tahun bagi masyarakat Bandung,” jelas Kepala BLUD UPTD Angkutan Dishub, Yudhiana, Kamis (4/9/2025).
Baca Juga: Kelembapan Udara di Kabupaten Bandung Meninggi, Waspadai Potensi Hujan Lokal
Antusiasme Warga Melonjak Tajam
Data Dishub menunjukkan lonjakan penumpang sejak hari pertama:
-
563 orang pada Senin (1/9),
-
999 orang pada Selasa (2/9),
-
1.534 orang pada Rabu (3/9).
Angka ini terus naik hingga membuat antrean panjang tak terhindarkan, terutama saat akhir pekan.
Dishub Tambah Petugas untuk Atur Antrean
Guna menjaga kenyamanan, Dishub menambah jumlah petugas di lapangan. Dari semula dua orang, kini menjadi empat orang per lokasi.
“Tujuannya supaya antrean lebih tertib dan penumpang tetap merasa nyaman,” ujar Yudhiana.
Pendaftaran dilakukan langsung di lokasi keberangkatan dengan sistem pemanggilan nama. Cara ini dianggap paling efektif untuk menghindari kericuhan.
Lokasi Favorit Penumpang Bandros
Meski sempat diuji coba di beberapa titik seperti BIP, Kosambi, hingga Paskal Hyper Square, ternyata masyarakat lebih memilih dua lokasi utama: Alun-Alun Bandung dan Museum Geologi.
Kedua lokasi ini dinilai strategis karena dekat dengan pusat kota dan objek wisata populer lainnya.
Armada yang Beroperasi dan Aturannya
Saat ini, Pemkot Bandung mengoperasikan 12 unit Bandros resmi berpelat kuning. Selain itu, ada juga armada dari komunitas hasil CSR, namun layanan gratis hanya berlaku untuk armada resmi Dishub.
“Bandros komunitas dengan pelat hitam tetap berbayar,” tegas Yudhiana.
Manfaat Ekonomi dan Rencana Bandros Listrik
Selain menjadi daya tarik wisata, Bandros juga memberi pemasukan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Catatan Dishub menyebutkan, saat akhir pekan pemasukan dari Bandros berbayar bisa menembus Rp16 juta.
Menariknya, Pemkot Bandung berencana menghadirkan Bandros listrik pada 2026 sebagai bagian dari program transportasi ramah lingkungan. Langkah ini sejalan dengan tren transportasi berkelanjutan yang tengah didorong di banyak kota besar dunia.
Informasi serupa juga dibahas dalam program transportasi berkelanjutan Kemenhub yang bisa dilihat di dephub.go.id.
Pengalaman Wisata Edukatif
Selain murah meriah, naik Bandros juga memberi pengalaman berbeda. Dengan desain klasik terbuka, penumpang bisa menikmati pemandangan kota sambil mendengar cerita sejarah dan budaya Bandung.
Rute perjalanan biasanya melewati ikon kota seperti Gedung Sate, kawasan Braga, hingga taman-taman tematik yang sedang hits.
Bandros juga disebut-sebut sebagai salah satu wahana edukasi wisata, seperti diulas oleh Wonderful Indonesia yang menyebut Bandung sebagai kota penuh sejarah dan destinasi keluarga.
Suara dari Penumpang
Rina (34), warga Cibaduyut, rela antre sejak pagi demi bisa naik Bandros bersama anak-anaknya.
“Seru banget, apalagi gratis. Anak-anak jadi tahu sejarah Bandung sambil jalan-jalan,” ucapnya.
Andri (27), mahasiswa, menambahkan program ini membuat wisata Bandung semakin inklusif.
“Biasanya kalau bayar, ada orang yang mikir dua kali. Tapi karena gratis, semua bisa menikmati,” katanya.
Bandros, Ikon Wisata Kota Bandung
Sejak pertama kali beroperasi, Bandros memang sudah menjadi ikon wisata Kota Bandung. Dengan adanya program gratis, citranya semakin kuat sebagai transportasi ramah wisatawan dan ramah keluarga.
Ke depan, Pemkot berharap kehadiran Bandros listrik makin memperkuat peran Bandung sebagai kota wisata kreatif yang juga peduli pada lingkungan.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

