Sekitarbandung.com – Pergantian tahun yang seharusnya diwarnai suka cita justru berubah menjadi mimpi buruk bagi ribuan warga Jakarta.
Pada 31 Desember 2019 hingga awal 1 Januari 2020, hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek menyebabkan banjir besar di berbagai titik ibu kota, menjadi “hadiah pahit” yang harus diterima warga saat menyambut tahun baru.
Curah hujan ekstrem sejak sore hingga malam hari membuat sejumlah sungai dan saluran air meluap. Air dengan cepat menggenangi permukiman warga, jalan utama, hingga fasilitas publik.
Beberapa wilayah seperti Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat dilaporkan mengalami banjir dengan ketinggian bervariasi, bahkan mencapai lebih dari satu meter di sejumlah titik.
Alih-alih merayakan malam tahun baru dengan kembang api dan berkumpul bersama keluarga, banyak warga justru sibuk menyelamatkan barang berharga serta mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Baca Juga: Tragedi Kebakaran Mal di Jakarta pada Mei 1998, Luka Mendalam di Tengah Kerusuhan Reformasi
Sebagian lainnya terpaksa bertahan di rumah sambil menunggu air surut akibat banjir yang melanda. Listrik padam di sejumlah kawasan, akses transportasi terganggu, dan aktivitas masyarakat pun lumpuh.
Banjir tersebut tak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga meninggalkan duka mendalam bagi warga terdampak. Sejumlah warga dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat listrik, terseret arus deras, hingga kelelahan saat proses evakuasi.
Kondisi ini membuat suasana pergantian tahun berubah menjadi masa penuh keprihatinan. Tahun baru yang diharapkan membawa harapan justru dibuka dengan kabar duka dan penderitaan.
Peristiwa banjir Jakarta di penghujung 2019 ini menjadi pengingat pahit bahwa persoalan tata kelola lingkungan, drainase, dan kesiapsiagaan bencana masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Hadiah pahit tahun baru itu meninggalkan pelajaran penting tentang pentingnya mitigasi bencana agar perayaan pergantian tahun tak lagi berubah menjadi tragedi.
Baca Juga: Sudah Ada Korban, Pria Ini Tandai Lokasi Jalan Ambles di Tiga Titik Jakarta

