sekitarbandung.com – banjir Margaasih kembali menghebohkan warga Kabupaten Bandung setelah dua unit mobil dilaporkan terseret arus deras pada Senin (1/12). Peristiwa ini terjadi di Kampung Cicukang, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, ketika hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.
Benteng Penahan Air Jebol Dihantam Debit Sungai Citarum
Menurut keterangan warga, bencana bermula ketika benteng penahan air di sekitar aliran Sungai Citarum tidak mampu menahan tekanan air yang terus meningkat. Debit air naik drastis dan akhirnya menjebol struktur yang selama ini menjadi pelindung permukiman penduduk.
Begitu benteng jebol, air meluncur deras ke kawasan pemukiman. Arus kuat menghantam rumah warga, fasilitas umum, serta area parkir yang berada dekat jalur aliran air.
Baca Juga: Mobil Box Kecelakaan Bandung: Warga Bantu Evakuasi, Sosok Pria Berpakaian Putih Jadi Sorotan
Dua Mobil: Avanza dan Kijang Terseret Derasnya Arus
Dalam laporan lanjutan media lokal Korangala, disebutkan bahwa banjir yang menerjang wilayah Margaasih kali ini merendam ratusan rumah. Salah satu yang menjadi perhatian warga adalah peristiwa ketika dua mobil jenis Avanza dan Kijang terseret banjir saat sedang terparkir.
Warga di lokasi menyebutkan bahwa kedua mobil tersebut awalnya tampak aman. Namun dalam hitungan menit, arus air yang semakin tinggi dan kuat mulai menggerakkan kendaraan hingga terseret beberapa meter dari posisi awal. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
GOR Mengalami Kerusakan
Selain rumah warga dan kendaraan, dinding sebuah GOR di kawasan tersebut juga dilaporkan roboh akibat hantaman banjir. Struktur bangunan yang berada di jalur aliran air tidak mampu menahan dorongan derasnya arus yang datang mendadak. Kerusakan ini membuat sejumlah aktivitas olahraga di GOR tersebut terpaksa dihentikan sementara.
Warga Panik dan Berusaha Menyelamatkan Barang Berharga
Saat air mulai memasuki rumah-rumah warga, banyak penduduk yang panik. Mereka berusaha menyelamatkan dokumen penting, barang elektronik, hingga kendaraan roda dua agar tidak ikut terseret.
Sebagian warga memilih mengungsi ke tempat lebih tinggi untuk sementara waktu. Tim relawan di sekitar Kecamatan Margaasih juga turut membantu proses evakuasi dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal di area banjir.
Cuaca Ekstrem Masih Berlanjut
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui situs resminya (BMKG.go.id) mengingatkan bahwa hujan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Bandung Raya dalam beberapa hari ke depan. Kondisi cuaca ekstrem ini berkaitan dengan dinamika atmosfer di Jawa Barat yang tengah memasuki puncak musim hujan.
Pemerintah Kabupaten Bandung Turun Tangan
Pemerintah Kabupaten Bandung melalui BPBD mengimbau warga di bantaran Sungai Citarum agar terus waspada, terutama mereka yang tinggal di kawasan rawan banjir seperti Margaasih, Dayeuhkolot, dan Baleendah.
Baca Juga: Disnaker Kota Bandung Gelar Penutupan Program Pemagangan Dalam Negeri bersama Aston Pasteur Hotel
Peristiwa banjir Margaasih yang menyeret dua mobil ini kembali menjadi peringatan bahwa kawasan sekitar aliran Sungai Citarum masih sangat rentan. Warga berharap ada upaya perbaikan benteng penahan air agar kejadian serupa tidak terulang, terutama memasuki musim hujan.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

