sekitarbandung.com – Bisnis kopi literan Bandung semakin diminati, terutama sejak tren minuman kemasan praktis merambah komunitas kreatif dan platform online. Bandung, sebagai kota dengan budaya nongkrong dan kopi yang kuat, jadi lahan subur bagi para pelaku UMKM kopi.
Baca Juga: Cara Kelola Stok Usaha Kecil Bandung Biar Gak Rugi!
1. Kenapa Kopi Literan Jadi Tren di Bandung?
Karena masyarakat mencari:
-
Harga lebih hemat (dibanding satuan cup)
-
Kemasan simpel untuk keluarga, kantor, dan reseller
-
Cita rasa khas kopi Bandung (misalnya Arabika Ciwidey, Java Preanger)
2. Contoh Brand Lokal yang Sudah Eksis
Beberapa pelaku bisnis kopi literan Bandung yang benar-benar eksis dan mudah diakses:
- Makmur Jaya Coffee Roaster
Dipantau oleh media Detik sebagai pelopor kopi kemasan literan di Bandung. Mereka menyediakan kopi literan dengan harga sekitar Rp 90.000 per liter dan menyajikannya sejak 2018. Lokasi kedai: Jl. Lengkong Besar No. 62, Bandung - Kopi Toko Djawa
Menyediakan kopi literan untuk daerah Bandung dan wilayah Jabodetabek. Menu literan mereka cukup populer dan bisa dipesan via Grab/Gojek maupun takeaway
3. Peralatan & Modal Awal
Dengan modal mulai Rp1–2 juta, Anda sudah bisa:
-
Beli alat cold brew sederhana
-
Botol PET 1L atau 500ml
-
Mesin press tutup & label brand
4. Legalitas & Sertifikasi
Untuk skala serius, ajukan izin PIRT ke Dinas Kesehatan Kota Bandung. Info lengkap:
🔗 dinkes.bandung.go.id
5. Distribusi & Promosi
Gunakan strategi berikut:
-
Open reseller via WhatsApp atau Instagram
-
Jual di marketplace seperti Tokopedia & Shopee Food
-
Kolaborasi dengan komunitas kopi lokal Bandung (misalnya: @kopibandung)
6. Riset Harga Pasar
Harga kopi literan di Bandung berkisar Rp25.000–45.000 tergantung jenis dan kemasan. Pastikan hitung biaya produksi & margin dengan cermat.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

