Persib Bandung telah secara resmi memperkenalkan dua pemain baru kepada para pendukungnya yang dikenal sebagai Bobotoh.
Memang baru dua pemain lokal yang dihadirkan Persib sejauh ini.
Ke dua pemain tersebut yaitu Saddil Ramdani dan Al Hamra Hehanusa.
Saddidil Ramdhani menjadi pemain muda pertama yang diluncurkan pada hari Selasa tanggal 11 Juni 2025.
Saat ini Al Hamra Hehanusa baru diumumkan ke pada para Bobotoh, Minggu (22/6/2025).
Yang menarik bukanlah kedua pemain ini dapat bergabung dengan Pangeran Biru,
Namun hal ini terjadi karena mereka dihadapkan pada cara komunikasi yang sangat berbeda dan tidak mainstream oleh pengelola Persib Bandung.
Ya, Persib Bandung sepertinya memasuki babak baru dengan menerapkan cara yang berbeda untuk memperkenalkan para pemain baru kepada publik.
Pada perkenalan Saddil Ramdani, gaya yang dilakukan adalah memajang video Saddil dan Adam Alis melalui megatron atau videotron di kawasan Dago.
Pada saat itu, banyak pendukung Bobotoh terlihat dengan senang hati berdiri menatap megatron di sore hari, yang juga merupakan momen suci bagi Persib Bandung ketika mereka menyampaikan salam perpisahan dan mengucapkan terima kasih kepada para pemain.
Saat memperkenalkan diri, Hamra Hehanusa juga melakukannya dengan gaya yang tidak kalahunik.
Pertemuan perdana Hamra, sang adik dari Rzaldi Hehenk Maulana, diselenggarakan lewat alat promosi berupa selebaran atau brosur yang disebar secara langsung ke penduduk kota Bandung di tiga lokasi penting.
Flyer eksklusif dengan gambaran Al Hamra Hehanussa didistribusikan secara bersama-sama pada Minggu, 22 Juni 2025, antara jam 17:30 sampai 18:00.
Tiga tempat yang ditentukan untuk membagikan momen istimewa tersebut adalah di kawasan Jalan Braga, Jalan Lengkong, serta Summarecon Mall Bandung.
“Kami bertujuan untuk memberikan suatu pengalaman unik kepada para Bobotoh saat menyambut pemain baru. Selanjutnya, sesudah videotron, kita sekarang menggunakan sarana yang lebih dekat dan pribadi, yakni flyer cetak yang dapat secara langsung diterima oleh Bobotoh ketika mereka sedang berada di jalanan. Hal ini merupakan bagian dari strategi kreatif serta emosional kami pada semua bentuk komunikasi,” ungkap Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, seperti diketahui melalui situs web resmi Persib Bandung.
Adhi mengatakan bahwa memilih ketiga titik tersebut tentu memiliki alasannya sendiri. Jalanan Braga dan Lengkong terkenal sebagai tempat wisata favorit di Bandung, tidak hanya ramai dengan turis dari seluruh daerah, tetapi juga merupakan surganya makanan dan sentra kreasi lokal.
Menyebarluaskan selebaran kertas di sekitar daerah tersebut merupakan cara untuk memastikan bahwa kabar kedatangan Al Hamra Hehanussa dapat mencapai kalangan umum, termasuk para pengunjung yang merayakan weekend mereka di Bandung.
Summarecon Mall Bandung terpilih sebagai tempat untuk acara Persib Trophy Tour. Di sini, para penggemar Bobotoh bisa mengabadikan keberhasilan tim mereka menjadi juara berturut-turut dengan foto bersama trofi Liga 1 musim 2023/2024 dan 2024/2025.
Bukan hanya itu saja, pada periode yang bersamaan, tepatnya antara jam 17.30 hingga 18.00, tampilan LED di sekitar Downtown Walk Summarecon Mall Bandung memutar klip musik berjudul “Wilujeung Sumbing Al Hamra Hehanussa”.
Kesan ramai makin bertambah dengan kedatangan patung hidup berbentuk manusia ukuran penuh dari sang atlet, yang akan jadi titik fokus utama untuk mengambil gambar kenang-kenangan bagi para tamu.
Di luar menjadi pemberitahuan tentang para pemain, kegiatan tersebut adalah komponen dari usaha PERSIB untuk secara konsisten memperkuat jati dirinya sebagai tim yang tidak hanya bertanding di lapangan, tapi juga aktif bersama masyarakat.
Baca juga : Resmi Umumkan Saddil, Persib Bandung Juga Incar 10 Pemain ini
“Persib tidak sekadar tim sepak bola. Persib merupakan beyond football; kami selalu mengeksplorasi aspek sportainment dengan cara yang positif. Kami yakin bahwa sepak bola dapat muncul dalam beragam bentuk interaksi, hiburan, serta momen emosi untuk semakin menguatkan hubungan dengan para penggemar,” ungkapnya.
Dengan metode ini, Saddil Ramdani dan Hamra Hehanusia tampaknya bertindak sebagai ‘saksi’ yang menyaksikan peristiwa bersejarah baru bersama Persib Bandung, di mana tim sepak bola di Indonesia menerapkan pendekatan segar untuk memperkenalkan para pemainanyarnya ke khalayak umum.

