Festival Asia Afrika 2025 Bandung: Daftar Jalan yang Ditutup dan Rekayasa Lalu Lintas Lengkap

sekitarbandung.com – Festival Asia Afrika 2025 Bandung akan digelar Sabtu (18/10/2025) besok, dan masyarakat diimbau untuk memperhatikan sejumlah jalan yang akan ditutup sementara demi kelancaran

Aracely Azwa

Festival Asia Afrika 2025 Bandung

sekitarbandung.com – Festival Asia Afrika 2025 Bandung akan digelar Sabtu (18/10/2025) besok, dan masyarakat diimbau untuk memperhatikan sejumlah jalan yang akan ditutup sementara demi kelancaran acara. Polrestabes Bandung bersama Pemerintah Kota Bandung telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan kantong parkir di beberapa titik strategis.

Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Wahyu Pristha Utama, menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas sudah dibahas dalam rapat koordinasi bersama instansi terkait, termasuk Dishub, Satpol PP, dan TNI.

“Beberapa jalan utama di kawasan Asia Afrika akan dilakukan penutupan dan pengalihan arus. Kami juga menyiapkan personel pengamanan di sejumlah titik untuk menghindari kemacetan,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi Jumat (17/10/2025).

Daftar Jalan yang Ditutup Selama Festival Asia Afrika 2025 Bandung

Penutupan jalan dimulai pagi hingga acara selesai di sekitar pusat kota. Berikut ruas yang akan ditutup:

  • Jalan Asia Afrika (pusat kegiatan utama festival)

  • Jalan Cikapundung Barat

  • Jalan Ir. Soekarno

  • Jalan Braga Pendek

Selain itu, Jalan Dalem Kaum juga akan diberlakukan rekayasa lalu lintas (contra flow) dari arah barat ke timur.

“Pengaturan ini bersifat situasional. Jika arus terlalu padat, petugas akan melakukan buka-tutup jalur sesuai kondisi lapangan,” tambah Wahyu.

Baca Juga: Pengawasan Dapur Makanan Bergizi Bandung Diperketat, Dinkes Pastikan Keamanan Pangan

Kantong Parkir Resmi yang Disiapkan Dishub Bandung

Untuk mempermudah pengunjung yang ingin menyaksikan Festival Asia Afrika 2025 Bandung, Dishub menyiapkan area parkir on street dan off street sebagai berikut:

Parkir On Street:

  • Jalan ABC

  • Jalan Terusan Naripan

  • Jalan Braga

  • Jalan Viaduct

  • Jalan Dalem Kaum

Parkir Off Street:

  • Area Parkir Balai Kota Bandung

  • Parkir Wastukencana

  • Parkir Taman Dewi Sartika

  • Area Dinas SDA Jabar

  • Area Bank Bandung

  • Kantor Pos Belakang

  • Eks Matahari Bandung

  • BJB Syariah Braga

  • Basement Alun-Alun Bandung

348 Personel Diterjunkan untuk Pengamanan

AKBP Wahyu menegaskan, sebanyak 348 personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan festival ini. Terdiri dari anggota Satlantas, Satsamapta, jajaran Polsek, serta personel berseragam dan nonseragam.

“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan Festival Asia Afrika 2025 Bandung berjalan tertib, aman, dan nyaman untuk masyarakat,” ucapnya.

Wahyu juga mengimbau agar warga yang menonton tidak membawa barang berharga berlebihan seperti perhiasan mencolok.
Selain itu, pengunjung yang datang bersama anak-anak diharapkan selalu dalam pengawasan ketat orang tua.

Antisipasi Parkir Liar dan Getok Harga

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan pengawasan ketat terhadap potensi praktik parkir liar atau “getok harga” yang sering terjadi pada acara besar.

“Kami sudah menugaskan petugas di titik parkir resmi yang memiliki marka. Parkir resmi mengikuti tarif sesuai Keputusan Wali Kota, tidak boleh ada pungutan liar,” tegas Rasdian.

Ia menambahkan, Dishub juga mengantisipasi lonjakan kendaraan karena akhir pekan ini ada beberapa event besar di Bandung, seperti Pasar Seni ITB 2025 dan Festival Asia Afrika 2025 Bandung.

“Kami sudah koordinasi dengan panitia Pasar Seni ITB dan Dispora untuk penggunaan lahan parkir di area BRIN dan BNI,” ujarnya.

Semarak Festival Asia Afrika 2025 Bandung

Festival Asia Afrika 2025 Bandung menjadi salah satu agenda budaya tahunan terbesar di Kota Bandung. Acara ini menghadirkan parade kostum tradisional dari berbagai negara peserta, pertunjukan seni budaya, hingga bazar UMKM khas Bandung.

Selain menjadi simbol solidaritas antarbangsa Asia dan Afrika, festival ini juga menjadi momentum memperkuat citra Bandung sebagai kota kreatif dunia.

“Kami ingin masyarakat bisa menikmati kemeriahan ini tanpa hambatan lalu lintas. Karena itu, mari bersama menjaga ketertiban,” tutup Wahyu.

Untuk informasi resmi mengenai rekayasa lalu lintas dan peta penutupan jalan, kunjungi Pemerintah Kota Bandung – Dinas Perhubungan

Jika ingin update tentang hal di sekitar bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

Related Post

Tinggalkan komentar