sekitarbandung.com – Gerakan Pangan Murah Kota Bandung kembali digelar untuk membantu warga mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. Program yang berlangsung dari 11 hingga 25 Agustus ini dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung bekerja sama dengan Bulog, pihak swasta, dan kepolisian.
Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Disdagin, Meiwan Kartiwa, menyebutkan bahwa setiap hari ada tiga kecamatan yang menjadi lokasi bazar murah. Hingga hari keempat pelaksanaan, sudah 12 titik yang disambangi, termasuk Andir, Cinambo, Kiaracondong, dan Rancasari.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci Hadirkan Layanan JMO di PT Adira Semesta Industry
Lokasi dan Jadwal Gerakan Pangan Murah Kota Bandung
Pada 14 Agustus, kegiatan berlangsung di Kecamatan Cibiru, Arcamanik, dan Cicendo. Besok, 15 Agustus, giliran Cibeunying Kaler, Bojongloa Kaler, dan Sumur Bandung.
Tahap ketiga ini adalah bagian dari empat rangkaian GPM sepanjang 2025. Tahap terakhir akan digelar menjelang Natal dan Tahun Baru di seluruh 30 kecamatan.
Untuk jadwal resmi, warga bisa mengecek langsung di situs Disdagin Kota Bandung atau Bulog.
Komoditas yang Dijual di Gerakan Pangan Murah Kota Bandung
Beberapa bahan pokok yang dijual antara lain:
-
Beras SPHP Rp11.000/kg (harga pasar ± Rp18.000/kg)
-
Telur ayam curah Rp26.700/kg
-
Minyak goreng kemasan 850 ml Rp15.950
-
Beras premium 5 kg Rp74.000
-
Gula premium 1 kg Rp17.500
-
Tepung terigu 1 kg Rp10.450
-
Daging ayam Rp28.000/kg
-
Daging bebek Rp55.000/kg
-
Sayuran segar mulai Rp5.000
-
Bawang merah dan bawang putih
-
Buah-buahan segar dengan harga di bawah pasar
Harga murah ini membuat beras SPHP, telur, dan bawang menjadi komoditas paling laris di hampir semua lokasi.
Antusiasme Warga di Gerakan Pangan Murah Kota Bandung
Banyak warga datang lebih awal sebelum bazar dibuka.
-
Tanti (29): “Harganya murah dan pilihan sayurnya banyak. Saya langsung stok untuk seminggu.”
-
Bayu (32): “Bisa hemat belanja bulanan. Saya beli beras, telur, ayam, dan sayuran.”
Kegiatan ini juga digelar di Markas Polrestabes Bandung dengan menyediakan 10 ton beras murah dan paket sembako.
Tujuan dan Manfaat Gerakan Pangan Murah Kota Bandung
Menurut Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono, GPM adalah program pemerintah untuk:
-
Menekan inflasi pangan.
-
Menjaga kestabilan harga.
-
Memastikan warga mendapat bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau.
Disdagin berharap warga memanfaatkan kegiatan ini semaksimal mungkin karena selain hemat, lokasi bazar berpindah-pindah sehingga lebih dekat ke pemukiman.
Jika ingin update tentang hal di sekitar Bandung, selalu kunjungi website sekitarbandung.com

