Sekitarbandung.com – Hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2026 dipenuhi oleh sejumlah kasus kecurangan yang dilakukan oleh para peserta pada Senin, 20 April 2026.
Sejak awal, tim pemantau dan penilai dari panitia pusat telah mengidentifikasi sebanyak 2.940 data peserta yang menunjukkan ketidakwajaran. Lantas, apa saja kecurangan yang terungkap tersebut?
1. 1 Orang Menggunakan 2 Identitas
Pelaku menggunakan data berbeda untuk mengikuti ujian di tahun yang berbeda. Jadi, orang yang sama mengikuti UTBK tahun 2025 dan 2026 dengan dua nama yang berbeda.
2. Foto Modifikasi Terdeteksi Face Recognition
Peserta mencoba mengubah foto pendaftaran untuk menyembunyikan identitas asli joki.
Baca Juga: 3 ASN Pemkot Bandung Ketahuan Keluyuran ke Luar Kota Saat WFH karena Terlacak oleh Sistem
3. Tanam Alat Elektronik di Telinga
Seorang peserta diketahui menanam alat pendengar di dalam telinganya. Bahkan, harus ditangani oleh tenaga medis untuk mengeluarkan alat tersebut.
4. Ada Sindikat dan Dokumen Palsu
Ditemukan adanya kelompok yang merencanakan kecurangan. Kelompok ini mencoba menawarkan keuntungan tertentu kepada calon peserta ujian agar bersedia terlibat dalam tindakan tersebut.
Kasus-kasus tersebut menjadi peringatan bahwa sistem seleksi berbasis teknologi tetap memiliki celah yang bisa dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang lebih ketat serta integritas dari semua pihak agar proses seleksi masuk ke perguruan tinggi dapat berjalan secara adil dan kredibel bagi seluruh peserta.
Baca Juga: ASN Terapkan WFH Setiap Hari Jumat, Warga Diminta Melapor Jika Menemukan Pelanggaran

