sekitarbandungcom – Program Hyundai JUMP School 2026 kembali memperkuat kolaborasi pendidikan di Bandung melalui keterlibatan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai relawan pendamping pelajar.
Pada Batch 3, sebanyak 30 mahasiswa ITB terpilih untuk berkontribusi dalam kegiatan pendidikan berkualitas bagi siswa di sejumlah sekolah di Bandung.
Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari keberlanjutan kerja sama ITB dalam program Hyundai JUMP School Indonesia.
ITB menyebut Batch 3 merupakan tahun ketiga pelaksanaan program di Indonesia, sementara ITB sendiri mulai bergabung pada Batch 2 pada 2025.
Secara keseluruhan, Batch 3 melibatkan 100 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi. Selain 30 mahasiswa ITB, terdapat 40 mahasiswa Universitas Indonesia dan 30 mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember yang turut menjadi relawan.
Baca juga: Bedah Rumah Bandung 2026 Capai 1.458 Bantuan, Pemkot Dorong Percepatan Program
Hyundai JUMP School 2026 Libatkan 30 Mahasiswa ITB
Para mahasiswa ITB akan menjalankan pendampingan pendidikan di enam sekolah di Bandung. Sekolah tersebut meliputi SDN 65 Cihampelas, SDK Hidup Baru, SD Pandu, SMP PGRI 2, SMAK Hidup Baru, dan SMAK Dago.
Dalam program tersebut, para relawan tidak hanya mendampingi kegiatan pembelajaran. Mereka juga berbagi pengetahuan dan memberikan dukungan emosional kepada pelajar selama pendampingan.
Pola pendampingan tersebut dirancang untuk mempertemukan mahasiswa dengan pelajar melalui interaksi sosial.
Direktur Kemahasiswaan ITB Muhamad Insanu menyampaikan keberlanjutan program menjadi upaya memberikan pengalaman belajar bermakna kepada mahasiswa.
Keterlibatan dalam kegiatan sosial dan kolaborasi diharapkan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi kepada masyarakat.
Program ini juga membawa model mentoring yang melibatkan beberapa unsur dalam proses pendidikan.
Wahana Visi Indonesia menjelaskan Hyundai JUMP School menggunakan model mentoring segitiga yang mempertemukan pelajar, mahasiswa, dan mentor profesional.
Baca juga: 88 Seoul Bandung Tutup 2 Hari, Dinkes Temukan Masalah Higiene dan Sanitasi
Hyundai JUMP School Dorong Pendidikan Berkualitas di Bandung
Melalui model tersebut, pelajar memperoleh pendampingan dari mahasiswa, sementara mahasiswa mendapatkan arahan dari mentor profesional.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari pendekatan Hyundai JUMP School dalam membangun komunitas belajar dan mendukung perkembangan generasi muda.
ITB mencatat program Hyundai JUMP School telah memberikan manfaat kepada sekitar 1.400 pelajar sejak diperkenalkan di Indonesia pada 2024.
Angka tersebut merupakan capaian kumulatif program dan mencakup pelaksanaan pada periode sebelumnya.
Kehadiran 30 mahasiswa ITB pada Batch 3 memperpanjang keterlibatan kampus dalam program tersebut.
Para relawan diharapkan menjalankan pendampingan sesuai kebutuhan pelajar dan lingkungan sekolah tempat kegiatan berlangsung.
Interaksi langsung dengan pelajar memberikan ruang untuk berbagi pengetahuan, membangun komunikasi, serta memahami kebutuhan pendidikan dari sudut pandang masyarakat.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, sektor swasta, dan organisasi sosial menjadi unsur penting dalam pelaksanaan Hyundai JUMP School.
Keterlibatan berbagai pihak memungkinkan program pendidikan tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar di kelas, tetapi juga pada hubungan pendampingan yang lebih luas.
Batch 3 juga menunjukkan keberlanjutan kolaborasi ITB dengan Hyundai dalam bidang pendidikan. Setelah bergabung pada Batch 2, ITB kembali mengirimkan mahasiswa untuk menjadi relawan pada Batch 3.
Dengan melibatkan 30 mahasiswa ITB di enam sekolah Bandung, Hyundai JUMP School 2026 melanjutkan pendekatan pendampingan yang mempertemukan mahasiswa dan pelajar.
Program ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif untuk menghadirkan pengalaman belajar dan dukungan pendidikan bagi generasi muda.
Pelaksanaan program tetap menempatkan mahasiswa sebagai relawan yang berinteraksi langsung dengan pelajar.
Melalui pendampingan, berbagi pengetahuan, dan dukungan selama program, mahasiswa mengambil peran dalam menciptakan ruang belajar yang lebih interaktif.
Keterlibatan mentor profesional juga memberikan lapisan pendampingan tambahan bagi para mahasiswa.
Kegiatan tersebut berlangsung sebagai bagian dari agenda pendampingan pendidikan yang berkelanjutan bagi pelajar dan mahasiswa.
Keberlanjutan program hingga Batch 3 memperlihatkan bahwa kolaborasi tersebut berlanjut. ITB dan mitra program kembali melibatkan mahasiswa dalam kegiatan pendidikan, sementara pelajar di Bandung menjadi bagian dari penerima manfaat pendampingan.
Melalui pelaksanaan yang melibatkan berbagai pihak, Hyundai JUMP School 2026 di Bandung diharapkan dapat terus mendukung kegiatan pendidikan sekaligus memberikan pengalaman sosial bagi mahasiswa yang terlibat sebagai relawan.
Sumber: itb.ac.id

