Sekitarbandung.com – Seorang ibu mencurahkan isi hatinya terkait anaknya yang sempat digendong dan nyaris dibawa orang lain di RSHS Bandung, yang belakangan ini menjadi sorotan di media sosial.
Dilansir dari unggahan akun TikTok @nindy5760, diketahui kejadian tersebut terjadi pada 8 April 2026 ketika ia datang untuk menjemput bayinya yang dirawat karena sakit kuning.
Saat kembali ke ruang NICU setelah sempat menunggu dan keluar sebentar, Nina mendapati bayinya berada dalam gendongan orang tua pasien lain.
Dalam penuturannya, ia mengenali bayinya dari baju dan selimut yang dipakai. Perawat mengaku telah memanggilnya beberapa kali, namun tidak ada respons darinya.
Satu hal yang membuatnya semakin emosi adalah tindakan perawat yang membiarkan bayi tersebut digendong dan nyaris dibawa oleh orang lain begitu saja.
Baca Juga: Momen Kumpulan Ibu-ibu Bantu Dorong Truk Mogok, Endingnya Tidak Sesuai Ekspektasi
Selain itu, ia juga menyoroti gelang identitas bayinya yang digunting oleh perawat dengan alasan untuk menghindari virus.
Ia sebenarnya telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak rumah sakit, tetapi merasa kasusnya malah ditutup-tutupi. Sementara itu, upaya untuk melapor ke pihak kepolisian disebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Oleh karena itu, ia mencurahkan isi hatinya melalui media sosial dengan harapan mendapatkan perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar segera ditindak tegas.
Hingga berita ini dimuat, perawat tersebut diketahui telah melakukan klarifikasi. Namun, dalam penjelasannya dinilai tidak menunjukkan empati.
Pernyataan perawat tersebut sontak menarik perhatian para netizen. Banyak dari mereka yang menyoroti nada bicaranya yang terkesan ingin membenarkan diri.

